Jordania Tidak Ada Beban di Final Piala Asia

Pemain Jordania Yazan Al-Naimat merayakan kemenangan lolos ke semifinal Piala Asia. Foto: via ESPN

edisiana.com – Jordania sebagai tim underdogs di Piala Asia tidak punya beban menghadapi juara bertahan Qatar pada besok Sabtu, 10 Februari. Artinya mereka harus bisa mengalahkan tuan rumah kompetisi ini.

Final ini akan digelar di Stadion Lusail. Dan Jordania bersiap untuk bersaing memperebutkan Piala Asia. Hal itu tentu tidak gampang. Apalagi masuknya Jordania ke final diluar prediksi.

Tim Kerajaan Hashemite memasuki pertandingan ini sebagai tim Asia yang berada di peringkat ke-13 FIFA, peringkat ke-87 secara keseluruhan di dunia. Dan hanya dengan dua kemenangan di sepuluh pertandingan terakhir.

Hasil terbaru mereka adalah kekalahan 6-1 melawan Jepang dalam laga terakhir pra-turnamen.

Laporan ESPN pada Jumat ini, cuma satu dari pemain mereka Musa Al-Taamari yang bermain di Eropa, bermain di klub Ligue 1 Montpellier. Lalu sebagian besar skuad diambil dari Liga Pro Yordania, yang gagal mencapai level yang sama. Prestise seperti rival tetangganya, Saudi Pro League, Liga Pro UEA, atau Liga Bintang Qatar.

Namun pelatih Hussein Ammouta telah menyampaikan harapannya bahwa perjalanan ke final akan dapat membantu mengubah keadaan.

Dengan menekankan masa depan di mana banyak pemain Yordania diberi kesempatan di Eropa karena federasi mengejar investasi yang lebih besar dan fokus pada program junior.

Meski begitu, permainan sepak bola dimainkan di atas rumput, bukan di atas kertas. Dengan sepasang sepatu bot, bukan pengontrol.

Dan sejak memulai dengan kemenangan 4-0 atas Malaysia pada hari pembukaan turnamen ini, Jordan tidak pernah menoleh ke belakang.

Proyeksi saat ini, sebelum final dimainkan pada hari Sabtu, akan membuat mereka naik ke peringkat 73 dunia.

Sebelum ke final mereka memperoleh kemenangan atas Korea Selatan di semifinal. Dan ini kemenangan pertama mereka dalam upaya ketujuh . Yang pantas dipuji sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah negaranya.(maq)

BACA JUGA:  Newcastle, Klub Paling Tajir