Sociedad Menang di Detik Terakhir  di Coliseum

Pemain Real Sociedad dan Getafe berebut bola di udara. Foto: via MD

edisiana.com – Coliseum Alfonso Pérez menjadi saksi drama murni ala LaLiga. Ketika semua orang bersiap pulang dengan hasil imbang, Real Sociedad berkata lain. Menit ke-96. Gol. Ledakan emosi. Tiga poin emas.

Aramburu muncul sebagai pahlawan tak terduga. Dari sepak pojok terakhir, ia menyundul bola dengan penuh keyakinan, membungkam Getafe dan mengunci kemenangan krusial bagi La Real. Gol yang menyelamatkan, gol yang mengangkat, gol yang menentukan.

Padahal, hanya beberapa detik sebelumnya, luka lama kembali terbuka. Juanmi, mantan idola Sociedad, mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-90.

Sundulan dari tendangan bebas jarak jauh—hukum tak tertulis sepak bola kembali berlaku: mantan selalu menyakiti.Namun malam ini bukan milik nostalgia. Ini malam Real Sociedad.

Menukil MD, kemenangan ini juga berarti momen bersejarah bagi Matarazzo, yang akhirnya meraih kemenangan pertamanya di bangku pelatih.

BACA JUGA:  Demi Mbappe, Madrid Rela Jual Bintangnya ke MU

Lebih dari sekadar tiga poin, hasil ini mengangkat tim keluar dari zona degradasi dan menjaga rekor tak terkalahkan menjelang jadwal neraka di akhir Januari dan awal Februari.

Musim ini, Real Sociedad seolah punya bakat khusus untuk menciptakan akhir-akhir gila. Jika harus menderita seperti ini untuk menang, maka biarlah.

Tapi satu hal pasti: jantung tak pernah tenang bersama La Real. Sepak bola. Drama. Dan kegilaan sampai detik terakhir.(maq)