edisiana.com – Erik ten Hag telah menyulap Marcus Rashford menjadi striker berbahaya. Tapi dia mengaku bukan Harry Potter yang punya tongkat ajaib.
Pelatih Belanda mengatakan dirinya hanya membantu Rashford mengembalikan kepercayaan dirinya yang kurang.
Bintang berusia 25 tahun itu produktif sejak kembali dari Piala Dunia. Dia mencetak 10 gol dalam 10 pertandingan di semua kompetisi sejak lawatannya ke Qatar.
Secara total dia telah mencetak 18 gol dalam 29 pertandingan musim ini. Dan kini bersiap untuk mengejar performa terbaiknya mencetak 22 gol di musim 2019-20.
Ten Hag jelas telah membantu bintang Inggris itu memulihkan performa terbaiknya.
Namun Ten Hag mengatakan Hal itu terutama karena Rashford, manajemen baru hanya membantu menempatkan struktur agar pemain dapat melakukan yang terbaik.
“Aku bukan Harry Potter ! Itu hanya kepercayaan diri. Setiap pemain harus membuat dan mendapatkan kepercayaan dirinya sendiri,” ujar Ten Hag dinukil dari Metro Sports pada hari ini.
Menurutnya, Rashford telah berjuang dan berinvestasi untuk masa depannya.
“Dan kami memberinya rutinitas yang dia butuhkan untuk mendapatkan posisi yang tepat. Tapi akhirnya, terserah dia,” ucapnya.
Dia menjelaskan lagi,cara bermain itu yang sangat penting dan juga lingkungannya. Maka baru pemain dapat melakukan yang terbaik.(maq)
