Morgan Rogers Diboyong Rp 2,6 T, Jadi Pemain Inggris Termahal

Rogers memberikan kemenangan kepada Aston Villa. Foto: via BBC

edisiana.com – Chelsea kembali membuat gebrakan di bursa transfer musim panas. The Blues dikabarkan mencapai kesepakatan untuk merekrut gelandang serang Morgan Rogers dari Aston Villa dengan nilai transfer fantastis sebesar £117 juta (sekitar Rp 2,6 triliun).

Nilai tersebut melonjak drastis dibanding saat Aston Villa memboyong Rogers dari Middlesbrough dengan harga £15 juta. Hanya dalam dua musim, nilai pasar pemain berusia 24 tahun itu meningkat hampir delapan kali lipat berkat penampilan impresifnya di level klub maupun tim nasional.

Rogers menjelma menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di Liga Premier. Selama dua musim terakhir, dia mengoleksi 28 gol untuk Aston Villa dan menjadi motor serangan tim.

Performa apiknya berlanjut saat memperkuat Inggris di Piala Dunia, membuat sejumlah klub elite Eropa ikut memburunya.

Arsenal, Manchester City, hingga Chelsea bersaing mendapatkan tanda tangan sang gelandang. Namun, Rogers akhirnya menjatuhkan pilihan kepada The Blues sebagai pelabuhan karier berikutnya.

Spekulasi mengenai masa depannya semakin menguat setelah Rogers meninggalkan kamp tim nasional Inggris usai Piala Dunia. Chelsea bergerak cepat memanfaatkan situasi tersebut hingga akhirnya berhasil mencapai kesepakatan dengan Aston Villa.

Rogers dijadwalkan menjalani tes medis di Stamford Bridge pada Senin sebelum menandatangani kontrak berdurasi enam tahun. Setelah seluruh proses administrasi rampung, Chelsea akan resmi mengumumkan transfer tersebut.

Melansir MetroSports, transfer senilai £117 juta itu sekaligus memecahkan rekor sebagai pembelian pemain Inggris termahal sepanjang sejarah. Rogers melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Elliot Anderson, yang direkrut Manchester City dari Nottingham Forest dengan nilai £116 juta.

Kedatangan Rogers diyakini menjadi bagian dari proyek jangka panjang Chelsea untuk membangun skuad yang mampu bersaing memperebutkan gelar Liga Premier maupun Liga Champions pada musim-musim mendatang.(maq)

Exit mobile version