edisiana.com – Laga sengit terjadi di BayArena saat Bayer Leverkusen menjamu Paris Saint-Germain (PSG) dalam lanjutan Liga Champions. Pertandingan penuh drama ini menghasilkan sembilan gol dan dua kartu merah, dengan PSG tampil dominan di babak pertama dan menutup laga dengan kemenangan mencolok.
PSG langsung menggebrak sejak menit awal dan unggul 4-1 pada babak pertama, memanfaatkan kekacauan yang terjadi di lapangan. William Pacho membuka keunggulan tim tamu lewat sundulan pada menit ke-7.
Tuan rumah sebenarnya memiliki peluang menyamakan kedudukan, namun Alex Grimaldo gagal mencetak gol ketika tendangannya membentur tiang gawang di menit ke-25.
Delapan menit berselang, Leverkusen harus bermain dengan 10 orang setelah kapten mereka, Robert Andrich, menerima kartu merah langsung usai tinjauan VAR atas sikutan terhadap Désiré Doué.
Tak lama kemudian, PSG juga kehilangan Illia Zabarnyi yang diusir wasit setelah melanggar Christian Kofane di depan gawang, sekaligus menyebabkan penalti pertama bagi Leverkusen.
Aleix García berhasil mengeksekusi penalti tersebut dan sempat memberi harapan bagi tuan rumah. Namun, PSG kembali tampil agresif. Désiré Doué mencetak gol cepat di kotak penalti pada menit ke-41, disusul gol spektakuler Khvicha Kvaratskhelia ke sudut atas gawang di menit ke-44.
Doué kembali mencatatkan namanya di papan skor di masa injury time babak pertama lewat tendangan melengkung rendah, menutup babak pertama dengan skor 4-1.
Di babak kedua, PSG semakin tak terbendung. Ousmane Dembélé, yang baru kembali dari cedera dan masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol penutup dalam laga ini.
Gol tersebut menandai comeback-nya setelah absen sejak September akibat cedera saat membela timnas Prancis.
Melansir ESPN menyebutkan PSG mencatat tiga kemenangan dari tiga pertandingan, mempertahankan rekor sempurna mereka di Liga Champions musim ini.(maq)
