edisiana.com – Juventus mulai menyusun strategi besar untuk bursa transfer musim panas mendatang. Klub asal Turin itu ingin memperkuat lini tengah dengan sosok kreatif dan berpengalaman, dan nama Bernardo Silva muncul sebagai target utama.
Gelandang serbabisa milik Manchester City tersebut menjadi pilihan pertama Bianconeri berkat kualitas teknis, visi bermain, dan fleksibilitasnya di berbagai posisi menyerang. Namun, operasi untuk merekrut pemain Portugal itu dipastikan tidak mudah.
Silva masih memiliki kontrak bersama City hingga Juni 2028, membuat negosiasi diprediksi berjalan alot dan membutuhkan investasi besar.
Menyadari rumitnya transfer tersebut, Juventus sudah menyiapkan rencana cadangan. Nama Brahim Diaz kini masuk dalam radar sebagai opsi ideal apabila perburuan Bernardo menemui jalan buntu.
Pemain Real Madrid itu dinilai cocok dengan proyek permainan Juventus karena mampu bermain sebagai gelandang serang maupun winger.
Selain itu, situasinya di Santiago Bernabéu masih belum sepenuhnya aman di tengah ketatnya persaingan skuad Los Blancos.
Hubungan Juventus dan Real Madrid diperkirakan akan semakin intens dalam beberapa pekan ke depan.
Selain membahas Brahim Diaz, kedua klub juga diyakini akan berbicara mengenai masa depan Gonzalo Garcia.
Penyerang muda Madrid tersebut belum berhasil mendapatkan tempat reguler di tim utama dan Juventus melihat peluang untuk memberinya ruang berkembang di Serie A.
Media Italia Tuttosport via Sport Mole pada hari ini menyebutkan bahkan membandingkan potensi operasi ini dengan transfer Álvaro Morata pada 2014 lalu. Saat itu Juventus merekrut sang striker muda dari Real Madrid dengan nilai sekitar 20 juta euro setelah kesulitan menembus skuad utama.
Menariknya, dua tahun berselang Real Madrid mengaktifkan klausul pembelian kembali senilai 30 juta euro, sebuah formula yang kini bisa kembali terulang dalam hubungan kedua klub.(maq)
