edisiana.com – Manajer Como, Cesc Fabregas, mengonfirmasi bahwa Dele Alli tidak masuk dalam rencananya untuk musim 2025–26. Sebagai hasilnya, klub dan pemain sepakat untuk mengakhiri kontrak lebih awal, menjadikan Alli kini berstatus agen bebas.
“Como dan Dele Alli telah sepakat untuk mengakhiri kontraknya secara bersama,” ujar Fabregas dalam pernyataan resmi klub seperti dinukil dari Daily Mail pada hari ini.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusinya dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya,” imbuhnya.
Alli bergabung dengan Como pada Januari lalu lewat kontrak berdurasi 18 bulan, dengan opsi perpanjangan satu tahun. Kepindahannya terjadi setelah ia dilepas oleh Everton pada musim panas 2024.
Debutnya bersama Como terjadi pada Maret 2025, yang sekaligus menjadi penampilan profesional pertamanya sejak Februari 2023.
Namun, awal yang diharapkan manis justru berubah menjadi bencana. Hanya beberapa menit setelah masuk sebagai pemain pengganti melawan AC Milan, Alli menerima kartu merah langsung akibat tekel keras terhadap Ruben Loftus-Cheek. Insiden tersebut membuat Fabregas murka dan dianggap sebagai titik balik dalam masa singkat Alli di Italia.
Sejak kejadian itu, Alli tak lagi menjadi pilihan utama. Meski telah pulih dari cedera dan kembali berlatih, namanya tetap tidak masuk dalam rencana Fabregas untuk musim baru.
Gelandang asal Inggris itu sebelumnya sempat menjadi sensasi di Tottenham Hotspur, khususnya pada musim 2016–17 di bawah asuhan Mauricio Pochettino, saat ia mencetak 22 gol di semua kompetisi dan digadang-gadang sebagai salah satu gelandang muda terbaik di Eropa.
Kini, di usia 29 tahun, Dele Alli dikabarkan tengah mempertimbangkan pensiun dini dari dunia sepak bola, meskipun belum ada pernyataan resmi dari pihak sang pemain.(maq)
