Leicester Taklukkan Derby, Oksigen Cifuentes untuk Bertahan

Bobby jadi mesin gol Leicester City. Foto: via BBC

edisiana.com – Leicester City akhirnya menemukan pijakan di Championship. Kemenangan 2-1 atas Derby County bukan sekadar tiga poin—ini adalah oksigen bagi Marti Cifuentes, pelatih yang sempat berdiri di tepi jurang.

Beberapa hari sebelumnya, The Foxes sudah mengirim sinyal kebangkitan lewat kemenangan krusial 3-1 di kandang Derby. Hasil itu tampak seperti penyelamat karier sang pelatih asal Spanyol.

Dan kini, meski dengan performa yang jauh dari meyakinkan, Leicester menutup periode itu dengan kemenangan lain yang sama pentingnya.

BACA JUGA:  “Jika Tim Gagal, Saya Juga Gagal”

Ada rasa déjà vu. Bobby De Cordova-Reid kembali menjadi pembuka keunggulan Leicester, menuntaskan peluang dengan dingin—persis seperti yang ia lakukan di Pride Park. Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Derby, keras kepala dan berani, langsung membalas lewat Rhian Brewster.

Saat pertandingan mengarah ke ketegangan klasik Championship, muncullah Jordan James. Dengan kombinasi kekuatan dan ketenangan, ia mengembalikan keunggulan Leicester lewat penyelesaian dingin menggunakan bagian luar kaki. Ia melewati Jacob Widell Zetterstrom tepat sebelum jeda. Gol yang bernilai emas.

BACA JUGA:  Athletic Club Melaju ke Semifinal Liga Eropa

Babak kedua menjadi ujian mental. Derby menekan tanpa henti, memaksa Leicester bertahan dalam waktu lama. Namun kali ini, The Foxes bertahan. Mereka menggigit, bertahan, dan menolak runtuh.

Peluit akhir berbunyi. Leicester menang. Tekanan mereda—untuk sementara. Karena meski kemenangan ini sangat dibutuhkan setelah rentetan kekalahan menyakitkan, suara dari tribun dan media sosial belum sepenuhnya senyap.

Menurut BBC, sebagian besar basis penggemar masih menyerukan satu hal: Cifuentes Out.

BACA JUGA:  Nuno Kalah di Pertandingan Pertamanya

Di Championship, kemenangan menyelamatkan hari ini. Tapi besok? Ceritanya bisa berubah lagi.(maq)