Rangers Tersingkir, Porto Melaju ke 16 Besar Lewat Comeback Meyakinkan
edisiana.com – Perjalanan Rangers di Liga Europa resmi berakhir setelah tumbang dari Porto, yang memastikan lolos langsung ke babak 16 besar berkat kemenangan comeback yang tegas.
Ironisnya, laga justru diawali dengan baik bagi tim asuhan Danny Rohl, meski mereka sudah datang tanpa peluang untuk melanjutkan petualangan Eropa.
Djeidi Gassama kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol keenamnya di kompetisi Eropa musim ini, menyundul umpan silang brilian dari Findlay Curtis untuk membawa Rangers unggul lebih dulu.
Namun, harapan itu tak bertahan lama. Sejumlah kelalaian fatal meruntuhkan kerja keras awal wakil Skotlandia tersebut.
Momen kunci datang dari Rodrigo Mora.
Pemain muda Porto itu melakukan aksi individu gemilang, melewati Nico Raskin sebelum menuntaskan peluang dengan tenang.
Bola sempat memantul dari Jayden Meghoma, tetapi Mora sigap menyambar rebound dan menaklukkan Jack Butland.
Kesalahan berikutnya bahkan lebih mahal.
James Tavernier gagal dalam upayanya mengarahkan bola kembali ke Butland, memberi hadiah emas bagi Francisco Moura, yang tanpa kesulitan membawa Porto berbalik unggul.
Petaka Rangers belum selesai. Menjelang jeda, skor berubah menjadi 3-0 lewat situasi bola mati.
Emmanuel Fernandez, dengan cara yang paling menyakitkan, membelokkan bola hasil sepak pojok ke gawangnya sendiri di tiang dekat.
Di babak kedua, Rangers tak pernah benar-benar mengancam untuk memangkas defisit dua gol tersebut. Porto mengontrol tempo, sementara skor akhir tak pernah terasa akan berubah menjadi lebih memalukan—namun tetap tak terelakkan.
Akhirnya, perjalanan Rangers di Liga Europa berakhir seperti awalnya: dengan kekalahan.
Sementara itu, melansir BBC, Porto melangkah mantap ke fase gugur, meninggalkan kesan sebagai tim yang kejam memanfaatkan setiap kesalahan lawan.(maq)
