edisiana.com – Olympique Lyonnais tidak butuh waktu lama untuk bangkit dari kekalahan di Eropa. Di Bernard Gasset Stadium, tim asuhan Sonia Bompastor menunjukkan siapa ratu sebenarnya Ligue 1. Montpellier menjadi korban amarah mereka — skor telak 1-5 pada Sabtu dini hari.
Laga baru berjalan delapan menit ketika Lindsey Heaps membuka pesta. Tak lama berselang, Inès Benyahia menambah luka untuk tuan rumah.
Lyon bermain dengan intensitas tinggi, dan sebelum jeda, Elma Junttila Nelhage mempertegas dominasi dengan gol ketiga di masa injury time — 0-3, dan pertandingan seolah sudah berakhir di babak pertama.
Montpellier mencoba bernapas setelah turun minum. Mereka sempat menemukan harapan lewat Justine Rouquet yang memperkecil kedudukan. Tapi Lyon tak memberi ampun.
Rotasi pemain justru membuat mereka semakin tajam. Melchie Dumornay mencetak gol keempat dengan gaya khasnya, dan Hegerberg menutup pesta di menit ke-93.
Lyon menjawab semua kritik dengan satu pesan sederhana: mereka belum selesai. Liga Eropa boleh melukai akibat kalah dari Real Betis 0-2, tapi di Ligue 1 — mereka masih kekuatan yang menakutkan.(maq)
