edisiana.com – Mantan pelatihnya, Mark Petchey, menyatakan keyakinannya bahwa Emma Raducanu mampu kembali menjuarai AS Terbuka, empat tahun setelah keberhasilan sensasionalnya di Flushing Meadows pada 2021.
Raducanu mengawali langkahnya di AS Terbuka 2025 dengan penampilan gemilang, mengalahkan petenis kualifikasi asal Jepang, Ena Shibahara, dengan skor meyakinkan 6-1, 6-2. Kemenangan tersebut membuka jalan bagi petenis asal Inggris itu untuk melaju lebih jauh di turnamen Grand Slam ini.
Pada Rabu waktu Amerika, Raducanu, yang kini berusia 22 tahun, dijadwalkan menjalani pertandingan putaran kedua menghadapi wakil Indonesia, Janice Tjen. Dengan performa solid di laga pembuka, Raducanu dijagokan untuk melanjutkan kemenangannya.
Sebelum kemenangan perdananya di turnamen ini, Petchey—yang sempat melatih Raducanu secara informal awal tahun ini—telah menyatakan optimisme tinggi terhadap mantan anak asuhnya.
“Dia hampir menang, saya sungguh-sungguh yakin dia hampir menang. Sungguh,” ujar Petchey kepada MetroSports, Selasa (27/8).
“Dia punya sesuatu yang tidak bisa diajarkan, yaitu keberanian total. Dia atlet yang luar biasa. Saya akan mendukungnya di hampir semua situasi jika dia bisa mencetak angka empat untuk mengalahkan sebagian besar pemain.”
Petchey juga menambahkan bahwa Raducanu sangat menyukai atmosfer turnamen besar seperti AS Terbuka.
“Sejujurnya, saya mengatakan ini, dan saya tidak bermaksud berpura-pura. Saya yakin dia bisa memenangkan AS Terbuka,” tegasnya.
Raducanu menjadi sorotan besar dunia tenis sejak mencatat sejarah sebagai juara AS Terbuka 2021 di usia 18 tahun, datang dari babak kualifikasi tanpa kehilangan satu set pun.
Kini, dengan kondisi fisik dan mental yang tampak lebih matang, Raducanu kembali menjadi salah satu pemain yang patut diperhitungkan di New York.(maq)
