edisiana.com – Oxford United kalah juga di kandang sendiri saat menjamu Swansea City pada Sabtu malam kemarin. Tuan rumah pun kini anjlok ke posisi ke-16 di klasemen Championship dengan delapan kali tanpa kemenangan.
Setelah menjalani lima pertandingan tanpa mencetak gol, Swansea tampak seperti tim yang bertekad untuk akhirnya mengubah rekor. Dengan mendominasi permainan di babak pertama.
Ada rasa frustrasi di awal ketika tembakan Matt Grimes tanpa disadari diblok oleh rekan setimnya, Josh Key. Sundulan Peart-Harris membentur mistar gawang dari tendangan sudut Grimes.
Kemarau gol Swansea City akhirnya berakhir ketika Zan Vipotnik mencetak gol pada menit ke-38.
Zan Vipotnik mencetak gol pertama Swansea dalam 563 menit pertandingan Championship dari jarak dekat. Lalu disusul rekan rekrutan musim panasnya, Bianchini, mencetak gol pertamanya untuk klub.
Oxford lalu bangkit dan mencetak gol. Dan penyelesaian cerdas pemain pengganti Dane Scarlett memberi harapan bagi tim Des Buckingham untuk bangkit di akhir pertandingan.
Tuan rumah lalu mempunyai peluang yang sama. Sayang sundulan Ruben Rodrigues membentur mistar gawang dan tendangan Greg Leigh melebar di waktu tambahan.
Namun Swansea bertahan untuk mengakhiri rekor kandang tak terkalahkan Oxford pada musim 2024-25.
Ini merupakan kemenangan pertama dalam tujuh pertandingan liga bagi tim Luke Williams. Tapi kini delapan pertandingan tanpa kemenangan bagi Oxford.
Mereka naik ke peringkat 11 dalam tabel dengan pertandingan berikutnya yang akan datang, sementara Oxford turun ke peringkat 16.(maq)
