edisiana.com – Timnas Belanda harus menelan pil pahit saat menghadapi Aljazair dalam laga pemanasan menuju Piala Dunia. Bermain di Stadion De Kuip, Rotterdam, Rabu malam, skuad Oranje justru takluk dengan skor tipis 0-1.
Secara permainan, Belanda sebenarnya tampil dominan sejak menit awal. Tim asuhan Ronald Koeman menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Namun, ketangguhan kiper Aljazair Luca Zidane menjadi tembok yang sulit ditembus.
Peluang pertama datang melalui Ryan Gravenberch. Gelandang Liverpool itu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, tetapi mampu ditepis Zidane.
Penjaga gawang Aljazair tersebut kembali menunjukkan kualitasnya saat menggagalkan peluang Cody Gakpo. Tembakan winger Belanda yang mengarah ke sudut kanan atas gawang masih bisa diamankan dengan baik.
Belanda terus menekan. Kali ini giliran Tijjani Reijnders yang mengancam dari sisi kanan kotak penalti. Namun lagi-lagi Zidane tampil sigap untuk menjaga gawangnya tetap perawan.
Memasuki babak kedua, dominasi Belanda tidak berkurang. Oranje terus menggempur pertahanan Aljazair. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang efektif serta penampilan gemilang Zidane membuat mereka gagal memecah kebuntuan.
Saat Belanda sibuk mencari gol, Aljazair justru berhasil mencuri kemenangan pada penghujung pertandingan.
Berawal dari umpan Nabil Bentaleb, Anis Hadj Moussa yang bergerak di sisi kanan kotak penalti melepaskan tembakan akurat ke sudut kiri atas gawang dan tak mampu dijangkau kiper Belanda.
Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta dalam laga ini sekaligus memastikan kemenangan 1-0 untuk Aljazair.
Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi Koeman menjelang turnamen besar. Selain mengevaluasi efektivitas serangan, pelatih berusia 63 tahun itu juga dituntut menemukan sosok penyerang yang memiliki insting gol tajam.
Dan memaksimalkan banyaknya peluang yang berhasil diciptakan timnya.(maq)
