edisiana.com — Tradisi tetap menjadi fondasi, tetapi keberanian dalam berinovasi kembali menjadi ciri khas seragam kandang baru Real Madrid.
Klub ibu kota Spanyol itu tetap mempertahankan warna putih ikonik yang telah melekat pada identitas mereka selama lebih dari satu abad, namun kali ini dipadukan dengan kombinasi warna yang segar dan belum pernah terlihat sebelumnya.
Seragam anyar tersebut, disebut ESPN, mempertahankan warna putih bersih yang menjadi simbol kebesaran Madrid sejak 1902.
Pada masa awal berdirinya, Los Blancos tampil dengan seragam berkancing yang dipadukan dengan selempang berwarna ungu, sebuah detail yang kemudian menjadi bagian dari sejarah panjang klub.
Seiring berjalannya waktu, aksen pelengkap pada jersey kandang Madrid terus mengalami perubahan.
Hitam, biru tua, ungu, hingga emas pernah menghiasi desain mereka dalam berbagai era. Namun untuk musim ini, Madrid bersama adidas mengambil langkah berbeda.
Detail hijau tua menjadi elemen utama yang menghiasi kerah dan manset, menghadirkan nuansa elegan sekaligus modern.
Sementara itu, tiga garis khas Adidas pada bagian lengan tampil mencolok dengan sentuhan merah muda pucat yang memberikan kontras menarik pada dominasi warna putih.
Yang paling menonjol adalah penggunaan hijau tua, warna yang belum pernah muncul sebelumnya pada jersey kandang Real Madrid.
Meski demikian, warna tersebut bukanlah sesuatu yang sepenuhnya asing bagi para pendukung Los Blancos karena pernah digunakan sebagai warna dasar pada beberapa seragam tandang dan seragam ketiga di masa lalu.
Di sisi lain, warna merah muda kembali masuk ke dalam palet desain Madrid untuk pertama kalinya sejak musim 2020-21.
Kehadirannya memberikan sentuhan modern yang memperkaya identitas visual jersey tanpa menghilangkan esensi klasik yang selalu menjadi ciri khas klub.
Hasilnya adalah perpaduan antara tradisi dan pembaruan: sebuah jersey yang tetap setia pada warisan putih legendaris Madrid, namun berani mengeksplorasi warna-warna baru untuk menegaskan identitas mereka di era modern.(maq)
