edisiana.com – Bos Nottingham Forest, Steve Cooper menyalahkan anak asuhnya dalam kekalahan menjamu Manchester United 0-3 pada dinihari tadi. Dia pun kecewa.
Red Devils, julukan United hanya butuh enam menit bagi timnya untuk unggul.
Rashford sekali lagi mencetak gol. Kali ini penyerang Inggris itu menunjukkan kekuatanya, menggiring bola melaju dari tengah lapangan dan menembus dua bek Forest.
Saat tiba di tiang dekat dia melepaskan tembakan dengan kaki kirinya tanpa bisa diblok kiper Wayne Hennessey, pengganti Henderson yang cedera.
Gol tersebut merupakan gol ke-10 Rashford dalam 10 pertandingan sejak Piala Dunia. Dan terbanyak oleh pemain mana pun di lima liga top Eropa.
“Saya senang dengan penampilan Marcus dan perkembangannya. Sejak awal musim dia tumbuh dan terus melakukan itu,” kata Ten Hag dilansir ESPN pada hari ini.
Tapi Forest tidak pasrah. Beberapa kesempatan nyaris menyamakan kedudukan. Kecepatan Brennan Johnson merupakan ancaman yang konsisten bagi pertahanan United.
Tapi penyelamatan David de Gea membuat bola terbang di atas mistar. Tidak sampai situ saja. Tuan rumah menyamakan kedudukan pada menit ke-23.
Saat Sam Surridge mencetak gol. Tapi dari hasil pemeriksaan VAR memutuskan bahwa Surridge sudah offside duluan.
Setelah itu Antony mendapat peluang bagus. Namun berhasil diblok Wayne Hennessey. Tapi bola rebound tersebut disambar Weghorst hingga keunggulan jadi 0-2.
Itu adalah cerita serupa di babak kedua. Christian Eriksen melepaskan tembakan first time yang membentur mistar gawang.
Namun gol telat Fernandes memastikan Man United menuju Wembley untuk pertama kali sejak enam tahun kering tropi.
“Jelas, itu skor yang mengecewakan. Memang Rashford adalah salah satu pemain terbaik di negara ini, tetapi bagi kami membiarkan dia melakukan apa yang dia lakukan, itu tidak cukup baik bagi kami,” ucap Steve Cooper.(maq)
