edisiana.com – Pelatih Álvaro Arbeloa menegaskan standar tinggi yang berlaku di Real Madrid. Menurutnya, hasil imbang apalagi kekalahan bukanlah opsi bagi klub sebesar Los Blancos.
“Real Madrid, kekalahan tidak bisa diterima. Tetapi kemenangan pun belum cukup, karena kami tahu tuntutan klub ini. Kami selalu harus melihat ke depan untuk terus menang,” ujar Arbeloa dinukil dari Sport Mole
Dengan kondisi tersebut, Madrid dituntut menyapu bersih tujuh laga tersisa musim ini demi menjaga asa meraih gelar. Tekanan tinggi ini sekaligus menjadi ujian bagi Arbeloa yang posisinya tengah disorot.
Kabar beredar, Arbeloa berpotensi kehilangan perannya di tim utama dan kembali menangani Real Madrid Castilla.
Situasi ini membuka spekulasi soal kandidat pelatih anyar Madrid. Sejumlah nama besar masuk radar, mulai dari mantan pelatih Liverpool Jürgen Klopp, pelatih asal Argentina Mauricio Pochettino, hingga legenda klub Zinedine Zidane.
Selain itu, ada pula nama pelatih timnas Prancis Didier Deschamps, juru taktik Jerman Julian Nagelsmann, serta pelatih Bournemouth Andoni Iraola.
Meski demikian, Arbeloa menegaskan komitmennya tetap untuk tim. Ia mengaku selalu mengutamakan kepentingan klub dibanding dirinya sendiri.
“Saya selalu melakukan apa yang saya yakini harus saya lakukan. Saya tidak pernah mengutamakan diri sendiri daripada klub atau para pemain,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diterimanya selama ini.
“Saya hanya bisa berterima kasih kepada klub atas dukungan dan kepercayaan yang telah mereka berikan. Semua yang saya katakan berasal dari lubuk hati saya,” lanjutnya.
Arbeloa menyadari tantangan besar datang saat ia mengambil alih tim di tengah musim, terlebih dengan kondisi pemain yang dilanda cedera. Namun ia tetap optimistis dengan kualitas skuad yang dimiliki.
“Kami memiliki skuad yang hebat. Saya rasa kami tidak perlu perombakan total untuk bersaing memperebutkan gelar. Kami akan berjuang untuk menang lagi,” pungkasnya.(maq)
