Riau  

Masih Ada Daerah Terisolir di Kepulauan Meranti

Salah satu ruas jalan di Ibukota Kabupaten Kepulauan Meranti, Selat Panjang. Dan masih ada di Kabupaten ini daerahnya terisolir.

Riau, edisiana.comBupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil mengaku Kabupaten Meranti masih memiliki daerah yang terisolir. Oleh sebab itu, pihaknya akan membangun akses jalan.

“Harapan kita fokus membangun akses tersebut agar tidak ada lagi daerah terisolir,” tuturnya seperti dilansir mediacenter.riau.go.id pada Kamis, 25 Maret 2021.

Bupati Meranti baru ini barusan bersilaturahmi dengan Gubernur Riau, Syamsuar di Pekanbaru.

BACA JUGA:  Data Terbaru Covid-19: Pasien yang Sembuh 250, yang Nambah 161 Orang

Adil menyebutkan pertemuan pihaknya dengan Gubernur terkait masalah infrastruktur yang ada di Kepulauan Meranti khususnya salah satu akses jalan rusak.

Ia mengaku, kehadirannya bersama tim dari Bappeda, PU dan Kesra Pemkab Meranti meminta dukungan provinsi untuk membangun daerah Meranti karena Kabupaten Meranti masih memiliki daerah yang terisolir.

“Kita juga tadi sampaikan bahwa ini sangat penting bagi Kabupaten Kepulauan Meranti dan masyarakat Kabupaten Meranti,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pemprov Riau Siapkan 790 Vaksinator dan 236 Puskesmas untuk Layanan Vaksin

Dalam pertemuan itu, Gubernur Riau, menyatakan akan terus mendukung program-program yang dicanangkan Bupati Meranti untuk kemajuan daerahnya.

“Tentu kita akan terus berupaya mendorong bagaimana kemajuan infrastruktur di Meranti ini, begitu juga memajukan bidang pendidikan dan kesehatan serta kaitannya dengan ekonomi masyarakat,” terang Syamsuar.(maq)