Masih Ada Daerah Terisolir di Kepulauan Meranti

1974
Salah satu ruas jalan di Ibukota Kabupaten Kepulauan Meranti, Selat Panjang. Dan masih ada di Kabupaten ini daerahnya terisolir.

Riau, edisiana.comBupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil mengaku Kabupaten Meranti masih memiliki daerah yang terisolir. Oleh sebab itu, pihaknya akan membangun akses jalan.

“Harapan kita fokus membangun akses tersebut agar tidak ada lagi daerah terisolir,” tuturnya seperti dilansir mediacenter.riau.go.id pada Kamis, 25 Maret 2021.

BACA JUGA:  Riau Level 2 dan Pekanbaru Menuju Level 1

Bupati Meranti baru ini barusan bersilaturahmi dengan Gubernur Riau, Syamsuar di Pekanbaru.

Adil menyebutkan pertemuan pihaknya dengan Gubernur terkait masalah infrastruktur yang ada di Kepulauan Meranti khususnya salah satu akses jalan rusak.

Ia mengaku, kehadirannya bersama tim dari Bappeda, PU dan Kesra Pemkab Meranti meminta dukungan provinsi untuk membangun daerah Meranti karena Kabupaten Meranti masih memiliki daerah yang terisolir.

BACA JUGA:  Setelah Divaksin, 30 Menit Diobservasi

“Kita juga tadi sampaikan bahwa ini sangat penting bagi Kabupaten Kepulauan Meranti dan masyarakat Kabupaten Meranti,” ungkapnya.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Riau, menyatakan akan terus mendukung program-program yang dicanangkan Bupati Meranti untuk kemajuan daerahnya.

“Tentu kita akan terus berupaya mendorong bagaimana kemajuan infrastruktur di Meranti ini, begitu juga memajukan bidang pendidikan dan kesehatan serta kaitannya dengan ekonomi masyarakat,” terang Syamsuar.(maq)

BACA JUGA:  Pulau Rupat Masuk Pariwisata Nasional
BAGIKAN