Mantan Pemain Everton Hancurkan Mimpi Leverkusen

Xabi Alonso memberikan semangat kepada pemainnya yang kalah dari Atalanta di final Liga Eropa. Foto: via ESPN

edisiana.com – Ademola Lookman  menghancurkan mimpi Bayer Leverkusen  untuk meraih treble bersejarah tak terkalahkan. Dia mencetak hattrick menakjubkan untuk memastikan kejayaan Liga Europa bagi Atalanta dengan kemenangan 3-0 di Dublin.

Leverkusen awalnya diperkirakan akan menjadi tim pertama dalam sejarah sepak bola Eropa jika memenangkan tiga trofi besar tanpa kekalahan dengan menambahkan Liga Europa dan DFB Pokal (Piala Jerman) ke mahkota  Bundesliga.

Namun tim Serie A Italia Atalanta, yang menyingkirkan Liverpool di babak perempat final sebelum mengalahkan Marseille di semifinal, mendominasi permainan sejak awal.

Lookman memberi mereka keunggulan 2-0 di babak pertama sebelum memastikan kemenangan yang mengesankan melalui gol individu yang luar biasa pada 75 menit.

Mantan penyerang Everton dan RB Leipzig  itu menampilkan performa terbaik dalam karirnya. Pas saat tim asuhan Gian Piero Gasperini mengacaukan peluang untuk memenangkan trofi Eropa pertamanya.

BACA JUGA:  Fluminense Lolos ke 16 Besar, Lengkapi Dominasi Klub Brasil di Piala Dunia Antarklub

Dan membuat Leverkusen kalah untuk pertama kalinya di kompetisi mana pun musim ini. Rekor tak terkalahkan Leverkusen telah berlangsung selama 51 pertandingan dan 361 hari, dimulai dari kekalahan 3-0 melawan VfL Bochum pada Mei 2023.

“Itu bukan soal sikap, tapi soal sepak bola. Hari ini tidak seharusnya terjadi. Mereka lebih baik,” kata manajer Leverkusen Xabi Alonso dinukil dari ESPN pada Kamis ini.

Leverkusen hanya mengincar trofi Eropa kedua mereka, dan yang pertama sejak Piala UEFA 1988 yakni cikal bakal Liga Europa.

“Apa yang telah kami lakukan sungguh luar biasa. Hari ini menyakitkan, tapi ini pantas juga,” kata Alonso.

BACA JUGA:  VAR 'Hilang' di Turf Moor

Kekalahan di final ini, ia menambahkan tidak bisa lupakan begitu saja. Sebab Leverkusen punya peluang besar, dan telah mengerahkan segalanya.

“Tapi itu tidak berjalan sesuai rencana, kami tidak berada di level terbaik kami dan kami akan belajar dari hari ini. Cara kami mengatasi rasa sakit ini akan menjadi tantangan bagi kami,” jelasnya.

Leverkusen telah memastikan gelar Jerman pertama mereka musim ini dengan menang 28 kali, seri 6 kali dan tidak kalah dalam 34 pertandingan liga mereka.

Setelah gagal meraih treble tak terkalahkan, Leverkusen masih bisa menciptakan sejarah dengan meraih dua gelar. Pada Sabtu pekan ini tim strata kedua Kaiserslautern pada final Piala Jerman di Berlin.

BACA JUGA:  Neville Ragu, Wright Yakin: Arsenal Diambang Rekor, Tapi Sunderland Menanti!

“Ini kekalahan pertama kami musim ini jadi ini akan menjadi ujian bagaimana kami menghadapinya karena kami punya pertandingan besar pada Sabtu nanti,” pungkas Alonso.(maq)