edisiana.com – Aljazair akan menghadapi ujian sesungguhnya saat berjumpa juara dunia Argentina pada laga pembuka Grup J Piala Dunia, Rabu (17/6/2026). Namun, pelatih Aljazair, Vladimir Petkovic, datang dengan keyakinan tinggi dan tanpa rasa gentar menghadapi salah satu favorit utama turnamen.
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Petkovic memberikan pujian kepada Argentina yang dinilainya memiliki kualitas luar biasa di hampir setiap lini. Meski demikian, pelatih asal Swiss-Bosnia itu menegaskan bahwa timnya tidak akan datang hanya untuk bertahan atau berharap pada keberuntungan.
Yang menarik, Petkovic mengaku tidak menyiapkan strategi khusus untuk menghentikan Lionel Messi. Menurutnya, terlalu fokus pada satu pemain justru dapat mengabaikan ancaman lain yang dimiliki Albiceleste.
“Argentina memiliki banyak pemain hebat. Tentu Messi adalah salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola, tetapi kami harus menghadapi Argentina sebagai sebuah tim, bukan hanya satu pemain,” ujarnya dikutip dari MD pada hari ini.
Petkovic juga menepis anggapan bahwa Aljazair akan mengandalkan dukungan suporter sebagai “pemain ke-12” untuk menandingi kualitas lawan. Ia percaya kemampuan para pemainnya sudah cukup untuk bersaing di level tertinggi.
“Kami mampu bersaing melawan tim-tim hebat. Kami datang ke sini dengan rasa hormat, tetapi tanpa rasa takut,” tegasnya.
Kepercayaan diri Petkovic bukan tanpa alasan. Menjelang Piala Dunia, Aljazair menunjukkan performa yang menjanjikan dalam sejumlah laga uji coba.
Pada bulan Maret lalu, mereka membantai Guatemala dengan skor telak 7-0 sebelum bermain imbang tanpa gol melawan Uruguay.
Performa positif itu berlanjut pada awal bulan ini. Aljazair sukses mengalahkan Belanda dan Bolivia, sekaligus memperlihatkan soliditas pertahanan yang menjadi salah satu kekuatan utama mereka. Dalam enam pertandingan terakhir, mereka hanya kebobolan dua gol.
Catatan tersebut menjadi modal berharga menghadapi Argentina yang dipimpin Messi dan dipenuhi pemain-pemain berpengalaman di kompetisi elite Eropa. Meski di atas kertas Argentina lebih diunggulkan, Petkovic percaya timnya memiliki organisasi permainan dan disiplin yang cukup untuk memberikan perlawanan.
Laga ini akan menjadi kesempatan bagi Aljazair untuk membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Grup J. Sementara bagi Argentina, pertandingan pembuka menjadi langkah pertama dalam upaya mereka mengejar gelar Piala Dunia berikutnya.
Semua mata akan tertuju pada Messi. Namun, Petkovic berharap sorotan setelah pertandingan nanti bukan hanya tentang sang kapten Argentina, melainkan juga tentang kemampuan Aljazair untuk bersaing dengan salah satu tim terbaik dunia.(maq)











