DBG Technology Resmikan Pabrik di Batam, Bidik Jadi Pusat Manufaktur Asia Tenggara

Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemy Francis (batik) meresmikan pabrik DBG Technology. Foto: Humas

edisiana.com – DBG Technology Co., Ltd. memperkuat ekspansi bisnisnya di Asia Tenggara dengan meresmikan fasilitas manufaktur PT DBG Technology Indonesia di Panbil Industrial Estate, Batam, Senin (20/7). Investasi tersebut menjadi langkah strategis perusahaan untuk memperkuat kemampuan manufaktur global sekaligus mendekatkan layanan kepada pelanggan.

Chief Operating Officer DBG Technology Co., Ltd. Zhi Biao Su mengatakan, fasilitas baru itu akan memproduksi perangkat dan modul elektronik untuk berbagai sektor, mulai dari sistem kendali industri, elektronik otomotif, bangunan pintar, hingga teknologi kendaraan cerdas.

“Pembukaan fasilitas ini bukan akhir dari sebuah proses, tetapi awal dari babak baru. Kami ingin mengembangkan DBG Indonesia menjadi salah satu pusat manufaktur utama di Asia Tenggara,” ujarnya.

BACA JUGA:  Proyek Flyover Sei Ladi Batam Rampung Desember 2024

Su menilai Batam memiliki posisi strategis untuk mendukung pengembangan jaringan produksi perusahaan di kawasan. Kehadiran fasilitas tersebut juga diharapkan mampu memperkuat rantai pasok sekaligus meningkatkan daya saing DBG di pasar global.

Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemy Francis menyebut keputusan DBG memilih Batam sebagai lokasi investasi merupakan langkah yang tepat. Menurutnya, perusahaan tidak sekadar membangun pabrik, tetapi menjadikan Batam sebagai mitra pertumbuhan.

“DBG tidak hanya memilih lokasi untuk membangun pabrik. DBG telah memilih Batam sebagai partner for growth—mitra untuk bertumbuh, berekspansi, dan terhubung dengan pasar global,” katanya.

Fary menambahkan, Batam menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto sebagai lokomotif pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, pemerintah pusat akan memberikan dukungan penuh terhadap iklim investasi di kawasan tersebut.

BACA JUGA:  Presdir JSKG: Singapura Sudah Lebih Dulu Kembangkan LNG

Ia juga menegaskan komitmen BP Batam dalam memberikan pelayanan investasi selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu melalui platform digital Invest in Batam maupun komunikasi langsung dengan pimpinan BP Batam.

“Investor tidak boleh menunggu pemerintah. Pemerintahlah yang harus bergerak cepat mengikuti kebutuhan investor. Ketika investor menghadapi kendala, BP Batam harus hadir, merespons, dan memastikan ada jalan keluar,” tegasnya.

Fary memastikan BP Batam akan terus mengawal setiap investasi yang masuk agar dapat berkembang secara optimal.

“Komitmen kami jelas: You invest, we support. You grow, Batam grows with you. Di Batam, investor tidak berjalan sendiri,” ujarnya.

BACA JUGA:  Lion Air Buka Rute Baru Surabaya - Ternate

BP Batam berharap DBG Technology terus memperluas kapasitas produksinya di Batam, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, serta menjadikan Batam sebagai salah satu simpul penting dalam jaringan manufaktur global perusahaan.(*)