edisiana.com – Manchester United mengalami masa yang buruk pada musim ini. Empat kali kalah dari lima pertandingan terakhir di semua kompetisi. Ten Hag pun kini makin mendapat tekanan saat ia berjuang untuk mengakhiri performa buruk timnya.
Ten Hag sudah acap kali mengkritik skuadnya yang sering kebobolan gol musim ini dan juga mengecam mereka karena gagal mengikuti taktiknya.
Namun, kemarahannya kini dikatakan telah menyebabkan potensi keretakan di dalam ruang ganti United. Beberapa pemain mengklaim bahwa sang bos secara rutin memilih nama yang sama.
Menurut Daylimail, di sisi lain, Ten Hag seakan pilih kasih, juga dituduh tidak siap mengkritik orang lain meski mereka melakukan kesalahan serupa.
Meskipun Ten Hag enggan menyebutkan nama pemain yang dia yakini akan gagal dalam pertandingan, Jadon Sancho tidak bisa bermain karena penampilan buruknya dalam latihan.
Laporan yang sama menambahkan bahwa beberapa pemain percaya bahwa mereka berada dalam posisi yang sulit ketika mereka berusaha untuk melaksanakan tuntutan teknis mereka.
Dengan perasaan bahwa pendekatan tersebut terhambat karena tidak adanya penyerang Antony.
Antony direkrut untuk mengisi kekosongan di sayap kanan tetapi telah diberikan cuti tanpa batas waktu. Yang kabarnya tengah mengurus kasus di negaranya Brasil.
Kehilangan penyerang senior berkaki kiri, keseimbangan tim Ten Hag menjadi terganggu. Ada juga klaim bahwa Ten Hag diharapkan dapat memilih Mason Greenwood, pemain kaki kiri lainnya. Namun malahan dipinjamkan ke Getafe.
Mason Mount direkrut dari Chelsea dengan kesepakatan senilai sekitar £60 juta musim panas ini dan bisa ditempatkan di sisi kanan lini depan jika fit.(maq)
Ten Hag Mulai Mendapat Tekanan
