Newcastle Pecahkan Mimpinya 20 Tahun

Para pemain Newcastle tersenyum lantaran timnya lolos ke Liga Champions. Foto: Daylimail

edisiana.com – Pemain Newcastle lega. Mereka telah pasti lolos ke Liga Champions yang didambakan sejak 20 tahun lalu. Kendati pada dinihari hanya bermain seri 0-0 menjamu Leicester City.

Tim besutan Eddie Howe gagal memecah kebuntuan dalam pertandingan itu. Tiga tendangan mereka membentur tiang. Tapi hasil tersebut sudah cukup bagi The Magpies untuk kembali ke kompetisi elit Eropa musim depan yang telah lama didambakan.

Tuan rumah memiliki 78 persen penguasaan bola selama pertandingan. Dan awalnya merasa sulit untuk membuat terobosan, tetapi Callum Wilson melakukan upaya dan nyaris mencetak gol. Sayang tendangannya masih membentur tiang.

Mereka terus berusaba mencetak gol. Namun lagi-lagi upaya lanjutannya disundul oleh Wilfred Ndidi juga sama.

Tiga menit sebelum jeda, tuan rumah membentur tiang lagi melalui Miguel Almiron.

Di babak kedua penjaga gawang Daniel Iversen secara akrobatik menepis upaya Alexander Isak dari jarak jauh.

Bruno Guimaraes juga membentur tiang dengan sundulan dari hampir garis gawang di babak kedua. Tapi Leicester hampir memenangkannya di injury time ketika Nick Pope menahan upaya akrobatik Timothy Castagne.

Kendati bermain tanpa gol, Newcastle mempertahankan empat besar di Liga Inggris. Yakni unggul empat poin dari tim urutan kelima Liverpool menuju hari terakhir musim Minggu ini.

Sedangkan Leicester tetap berada di zona degradasi, terpaut dua poin dari zona aman. Dalam laga ini bos Foxes Dean Smith meletakkan pemain James Maddison dan Harvey Barnes di bangku cadangan.

Smith berharap timnya total bertahan. Akibatnya, dalam duel dinihari tadi tidak ada serangan The Foxes dan bermain dengan membosankan.(maq)

Exit mobile version