edisiana.com – Kanada nyaris membuka turnamen dengan hasil mengecewakan saat menjamu Bosnia di Toronto, Sabtu dini hari. Berstatus tuan rumah, Kanada harus bersusah payah sebelum akhirnya memaksakan hasil imbang 1-1 berkat gol telat Cyle Larin.
Bosnia lebih dulu unggul pada babak pertama melalui Jovo Lukic. Penyerang tersebut menanduk bola hasil kemelut di depan gawang setelah mantan bek Arsenal, Sead Kolasinac, menyambut sepak pojok yang dikirim Ivan Basic.
Kanada sebenarnya memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan pada awal babak kedua.
Tembakan Richie Laryea sempat melewati penjaga gawang Bosnia. Namun, Kolasinac tampil heroik dengan membelokkan bola ke mistar gawang sebelum akhirnya menjauh dari garis.
Tekanan tuan rumah terus berlanjut.
Peluang lain datang lewat sundulan Tani Oluwaseyi yang mengarah ke gawang. Akan tetapi, Nikola Katic sigap menyapu bola tepat di garis gawang dan menggagalkan gol yang sudah di depan mata.
Saat kekalahan mulai membayangi, pelatih Kanada memasukkan Cyle Larin pada menit ke-76. Keputusan itu langsung membuahkan hasil.
Hanya dua menit berada di lapangan, Larin sukses mencetak gol penyama kedudukan. Dia memutar badan dengan cerdik untuk melewati Tarik Muharemovic sebelum melepaskan tembakan yang tak mampu dibendung Nikola Vasilj.
Gol tersebut memastikan Kanada terhindar dari kekalahan dengan skor akhir 1-1.
Hasil imbang itu juga memiliki arti tersendiri bagi Kanada. Untuk pertama kalinya dalam sejarah penampilan mereka di putaran final Piala Dunia, Kanada mampu menghindari kekalahan.
Sebelumnya, melansir BBC, mereka selalu kalah dalam tiga pertandingan pada edisi 1986 dan kembali menelan tiga kekalahan saat tampil pada Piala Dunia 2022.(maq)
