Como vs Lazio: Laga Pembuka Serie A 2025/26 Jadi Ujian Besar Bagi Pendatang Baru

Pemain Como menghalangi Rafinha merebut bola. Foto: via MD

edisiana.com – Como akan menjamu Lazio dalam laga pembuka Serie A musim 2025/26 yang digelar di Stadio Giuseppe Sinigaglia pada hari Minggu. Ini merupakan momen bersejarah bagi Biancoblu, yang untuk pertama kalinya sejak awal 1990-an akan memainkan dua musim Serie A berturut-turut.

Setelah mengakhiri musim lalu di posisi ke-10, Como tampil penuh semangat di bawah asuhan pelatih pemula Cesc Fabregas. Klub asal Lombardy tersebut menutup musim dengan enam kemenangan beruntun, hasil yang memastikan mereka tetap berada di papan atas dan menunjukkan potensi yang menjanjikan.

Tidak puas hanya bertahan, Como melakukan belanja besar di musim panas ini, termasuk mendatangkan striker berpengalaman Alvaro Morata, serta dua bintang muda dari La Liga, Jesus Rodriguez dan Jacobo Ramon. Pengaruh Spanyol pun semakin kuat di skuad asuhan Fabregas, yang juga mantan gelandang Arsenal dan Barcelona.

Persiapan pramusim Como tergolong impresif dengan kemenangan atas Lille, Ajax, Al-Ahli, dan Real Betis. Meski sempat dipukul 0-5 oleh Barcelona, mereka bangkit dengan kemenangan 3-1 atas Sudtirol di putaran pertama Coppa Italia. Kini, tantangan yang lebih berat menanti dalam bentuk Lazio.

Lazio datang ke Como dalam suasana yang sedikit bergejolak. Menurut Sport Mole, usai musim mengecewakan tahun lalu yang membuat mereka gagal lolos ke kompetisi Eropa, klub memutuskan berpisah dengan Marco Baroni.

Maurizio Sarri pun kembali ke kursi pelatih, hanya untuk langsung dihadapkan pada embargo transfer yang mengganggu rencana rekrutmennya.

Meski begitu, Sarri tetap berkomitmen untuk membawa Lazio finis di enam besar. Tim Ibu Kota itu menutup pramusim dengan kemenangan atas Burnley dan Atromitos, dan statistik berpihak pada mereka: Lazio telah memenangkan lima dari enam laga pembuka Serie A terakhir mereka.

Namun, Como bukanlah tim yang sama seperti musim lalu saat mereka dibantai 1-5 oleh AS Roma di stadion yang sama. Kini lebih matang, lebih kuat, dan dipimpin oleh sosok yang punya mental juara, Biancoblu siap memberi perlawanan sengit.(maq)

Exit mobile version