Calya Nabrak Motor, Pesepeda dan Pejalan Kaki di Jalan Sudirman Pekanbaru

564
Anggota polisi melakukan olah TKP di Jalan Sudirman Pekanbaru, Riau. Foto: MCR

Riau, edisiana.comMobil Toyota Calya menubruk pejalan kaki yang sedang berolahraga di Jalan Jenderal Sudirman depan Dealer Honda Kota Pekanbaru. Selain itu juga menabrak pesepeda dan motor.

Peristiwa pada Minggu, 13 Juni 2021 pukul 07.30 Wib mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka berat. 

“Pengemudi mobil sudah diamankan dan lagi diperiksa,” ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu’min Wijaya seperti dilansir mediacenter.riau.go.id pada Ahad kemarin.

BACA JUGA:  Ada Tiga Titik Lidah Api di Cagar Biosfer Riau

Menurut Nandang pengemudi mobil Toyota inisial SA (27) warga Ukui Kabupaten Pelalawan bersama seorang wanita DY (24), warga Jalan HR Soebrantas Kota Pekanbaru. 

“Korban meninggal dunia atas nama Ronengsih (57) yang mengendarai Honda Beat warga Pekanbaru,” terang Nandang.

Sedangkan korban luka berat pesepeda dayung yang belum diketahui identitasnya. Korban ini mengalami luka di kepala dan dilarikan ke RS Syafira.

BACA JUGA:  BPTD Riau Kepri akan Pasang Pita Kejut di Tol Pekanbaru-Dumai

Serta Hendro Situmorang (25) pejalan kaki yang sedang lari marathon juga mengalami luka berat bagian kepala, pinggang dan tangan. Korban telah dibawa Ke RS Syafira Pekanbaru. 

Nandang menerangkan, kejadian itu, berawal saat pengendara mobil membawa penumpang DF bergerak di jalan Jenderal Sudirman.

“Setiba di depan showroom mobil Honda, langsung menabrak dengan motor BeAT  yang dikendarai Rinengsih,” jelas Nandang.

Kemudian, mobil menabrak pesepeda dayung yang bergerak di depannya. Dan lalu pejalan kaki yang sedang lari maraton bernama Hendro.

BACA JUGA:  Ekspor Non Migas ke Malaysia Masuk Tiga Besar

“Akibat dari kecelakaan tersebut, Ronengsih mengalami luka berat di kepala dan dada meninggal dunia di TKP. Dua korban lainnya luka berat,” jelasnya.

Polisi menduga kejadian itu karena kelalaian pengemudi mobil.”Dugaan sementara pengemudi mobil tidak hati-hati dan tidak berkonsentrasi pada saat berkemudi atau mengantuk. Sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas,” terangnya.(maq)

BAGIKAN