Bola, edisiana.com – Direktur Olahraga Paris Saint Germain, Luis Campos menepis kekhawatiran Kylian Mbappe akan keluar dari klubnya.
Mbappe secara mendadak mengatakan meminta izin dengan klub untuk pindah ke Real Madrid. Pada jendela transfer pada bulan Januari mendatang.
Tapi pemain Timnas Prancis itu tidak memberikan kejelasan alasannya dia ingin cepat hengkang dari PSG. Sementara kontrak barunya sampai 2025 mendatang.
Pimpinan PSG Luis Campos mengatakan pihaknya belum ada menerima permintaan Mbappe untuk ke Madrid. “Mbappe tidak pernah memberi tahu saya tentang niatnya untuk pergi pada Januari,” bantahnya dikutip dari Mirror pada Rabu ini.
Sementara, tambah Campos, dua bintangnya yang lain Messi dan Neymar sangat senang bersama timnya. “Kami telah berbicara dengannya, Messi, Ney… kami sangat senang berada di sini,” ujarnya.
Namun bahasa tubuh antara bintang Mbappe dan Neymar ditampilkan pada pertandingan Liga Champions pada Rabu dinihari. Yang ditafsirkan bermusuhan.
Saat Mbappe merayakan gol penaltinya dengan rekan satu timnya. Neymar yang bagian dari grup, tidak mendekati Mbappe saat grup merayakan keunggulan.
Sementara Benfica segera menyamakan kedudukan di babak kedua. Wasit Michael Oliver melihat pelanggaran dari Marco Verratti pada Rafa Silva di tepi kotak penalti. Mantan gelandang West Ham Joao Mario yang ditunjuk sebagai penendang sukses mengeksekusi.
Fans di Paris pun bersorak kala Mbappe membobol gawang Benfica. Sayang gol dianulir karena posisi offside duluan.
Tak lama setelah itu, Mbappe ditarik keluar karena menderita cedera. Dia terpincang-pincang ke pinggir lapangan dan berbicara dengan manajer Christoph Gaultier.(maq)
