edisiana.com – Lionel Messi akhirnya pecah telur di Stadion Nu. Megabintang asal Argentina itu mencetak gol pertamanya di stadion tersebut saat Inter Miami melumat DC United dengan skor telak 4-0, Minggu pagi.
Luis Suárez menjadi pembuka pesta gol Inter Miami. Penyerang veteran asal Uruguay itu langsung menggebrak dengan gol cepat pada menit ketiga. Tak berhenti di situ, Suárez kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-39.
Inter Miami pun menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol. Namun, pesta belum usai. Baru dua menit selepas turun minum, giliran Messi yang mencuri perhatian.
Menerima umpan matang dari Suárez, Messi menyelesaikan peluang dari jarak dekat dengan mudah pada menit ke-47. Gol tersebut menjadi catatan spesial bagi La Pulga karena merupakan gol pertamanya di Stadion Nu.
Messi belum puas sampai di situ. Pemain berjuluk La Pulga tersebut kembali menunjukkan magisnya lewat gol kedua yang lahir dari aksi individu khasnya.
Dengan kelincahan kaki dan kontrol bola yang memukau, Messi berhasil mengecoh barisan pertahanan DC United. Ia kemudian melepaskan penyelesaian akurat ke sudut bawah gawang untuk melengkapi kemenangan telak Inter Miami menjadi 4-0.
Dua gol tersebut semakin mempertegas ketajaman Messi pada musim ini. Selain unggul empat gol dalam persaingan perebutan Sepatu Emas, kapten timnas Argentina itu juga telah membukukan 13 assist sepanjang 2026.
Catatan lainnya tak kalah impresif. Messi tercatat selalu memberikan kontribusi gol dalam 10 pertandingan Major League Soccer (MLS) secara beruntun. Torehan tersebut menjadi yang pertama sepanjang kariernya di MLS.
Performa Messi sekaligus memperlihatkan betapa penting perannya bagi Inter Miami. Bukan hanya sebagai pencetak gol, pemain berusia 39 tahun itu juga tetap menjadi kreator serangan yang mampu membuka ruang dan menghadirkan peluang bagi rekan-rekannya.
Kemenangan 4-0 atas DC United pun menjadi malam yang berkesan bagi Inter Miami. Melansir ESPN, Stadion Nu tak sekadar menjadi saksi pesta empat gol, tetapi juga panggung bagi Messi untuk menorehkan catatan spesial di hadapan pendukungnya sendiri.(maq)
