Raphinha Absen, Barcelona Tetap Menggila! Getafe Dihajar 3-0

Pemain Barcelona merayakan kemenangan atas Getafe. Foto: via MD

edisiana.com – Barcelona membuktikan bahwa mereka tak bergantung pada satu pemain untuk meraih kemenangan. Meski mesin gol Raphinha harus menepi karena cedera, Blaugrana tetap tampil tajam. Getafe menjadi korban terbaru setelah dilibas dengan skor telak 3-0 dalam lanjutan La Liga di Camp Nou, Sabtu malam.

Pasukan Hansi Flick langsung tancap gas sejak peluit awal dibunyikan. Barcelona tak membutuhkan waktu lama untuk membuka keunggulan. Anthony Gordon mencatatkan namanya di papan skor hanya dalam 78 detik pertandingan berjalan.

Gol cepat tersebut membuat Barcelona semakin percaya diri dalam mengendalikan permainan. Getafe pun dipaksa bekerja ekstra keras untuk meredam agresivitas tuan rumah.

Petaka bagi tim tamu berlanjut setelah bek Zaid Romero melakukan kesalahan. Gabriel Jesus memanfaatkan situasi tersebut untuk merebut bola, menusuk ke area pertahanan lawan, lalu melepaskan tembakan mendatar ke sudut gawang.

Barcelona pun semakin nyaman mengendalikan jalannya pertandingan. Keunggulan dua gol membuat Blaugrana leluasa mengembangkan permainan sembari terus menekan pertahanan Getafe.

Selepas turun minum, Barcelona kembali menunjukkan ketajamannya. Kali ini, Lamine Yamal menjadi kreator serangan melalui umpan silang akurat ke kotak penalti. Jules Kounde menyambut bola tersebut dan menyelesaikannya menjadi gol ketiga.

Skor 3-0 bertahan hingga pertandingan berakhir. Barcelona pun kembali mengamankan tiga poin tanpa harus bergantung pada kontribusi Raphinha yang tengah dibekap cedera.

Hasil positif tersebut sekaligus memperpanjang catatan kemenangan Barcelona menjadi delapan pertandingan beruntun di La Liga musim ini. Torehan itu menyamai awal impresif yang pernah mereka bukukan di bawah asuhan Gerardo Martino pada musim 2013/2014.

Tambahan tiga poin ini, menurut BBC, membuat Barcelona mengoleksi 24 poin dan unggul lima angka atas Atletico Madrid yang menempati posisi kedua. Sementara itu, Real Madrid berada di peringkat ketiga.

Kemenangan ini menjadi sinyal bahwa kedalaman skuad Barcelona tetap mampu menjadi senjata penting dalam persaingan papan atas.

Tanpa Raphinha, pasukan Flick masih memiliki cukup banyak opsi untuk menjaga produktivitas gol sekaligus mempertahankan momentum positif di kompetisi domestik.(maq)

Exit mobile version