edisiana.com – Inter Milan semakin memantapkan posisinya di puncak klasemen Serie A. Nerazzurri sukses mengamankan tiga poin setelah menaklukkan Parma pada Sabtu malam (10/10/2026).
Kemenangan tersebut membuat Inter kini mengoleksi 16 poin, unggul tiga angka atas AS Roma yang membayangi di posisi kedua.
Inter langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Petar Sucic membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-13. Gelandang Inter itu melepaskan tembakan kaki kiri dari tengah kotak penalti yang meluncur ke bagian atas tengah gawang Parma.
Keunggulan Inter bertambah lima menit kemudian. Hakan Çalhanoğlu sukses mengeksekusi tendangan penalti pada menit ke-18. Sepakan kaki kanannya mengarah ke sudut kiri bawah gawang dan membuat Inter semakin nyaman mengendalikan permainan.
Memasuki babak berikutnya, Inter kembali menunjukkan ketajamannya. Marcus Thuram mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan matang dari Henrikh Mkhitaryan. Gol tersebut semakin mempertegas dominasi Nerazzurri atas tim tamu.
Parma bukannya tanpa perlawanan. Emanuele Valeri sempat memperkecil ketertinggalan pada menit-menit akhir pertandingan.
Berawal dari umpan Mandela Keita ke sisi kiri kotak penalti, Parma mencoba membangun serangan untuk menembus pertahanan Inter.
Namun, upaya tersebut belum cukup mengubah keadaan. Penampilan kiper Inter, Josep Martínez, menjadi salah satu penghalang bagi Parma untuk menambah gol.
Ia berhasil menggagalkan peluang tersebut sehingga keunggulan Inter tetap terjaga hingga pertandingan berakhir.
Tambahan tiga poin ini menjadi modal penting bagi Inter Milan dalam persaingan memperebutkan gelar juara Serie A. Dengan koleksi 16 poin, Nerazzurri masih nyaman bertengger di posisi teratas, sementara AS Roma terus menguntit dengan selisih tiga poin.
Kemenangan atas Parma sekaligus menegaskan ambisi Inter untuk mempertahankan konsistensi sejak awal musim. Persaingan di papan atas pun dipastikan semakin menarik seiring upaya para pesaing mengejar laju Nerazzurri.(maq)
