edisiana.com – Van Persie diuji kembali dalam duel Feyenoord melawan Inter Milan di leg kedua Liga Champions pada Rabu dinihari nanti. Dia dan timnya dituntut bisa membalikkan keadaan meskipun banyak pemain yang cedera.
Feyenoord mencapai babak 16 besar untuk pertama kalinya di era Liga Champions. Feyenoord bertujuan untuk menjadi tim keempat yang mengalahkan kedua klub Milan dalam kompetisi kontinental yang sama.
Juara Eropa 1970 itu mungkin telah menyingkirkan rival sekota Inter, AC Milan, di babak playoff. Tapi mereka dikalahkan oleh Nerazzurri di Rotterdam dan tidak pernah menang dalam delapan pertandingan tandang terakhir melawan lawan Italia.
Kurangnya keberuntungan dengan cedera telah menyebabkan tim Eredivisie harus berganti dua pelatih sejak kepergian Arne Slot.
Legenda Robin van Persie yang bertanggung jawab untuk leg pertama.
Menjelang penunjukan mantan penyerang tersebut, Feyenoord baru-baru ini menderita tiga kekalahan dalam delapan pertandingan liga.
Sebanyak yang tercatat dalam 50 pertandingan sebelumnya, meskipun mereka tidak terkalahkan dalam enam pertandingan sebelum kekalahan minggu lalu.
Masih terbebani oleh daftar absen yang panjang, sejarah juga menunjukkan bahwa comeback luar biasa mungkin tidak akan pernah mereka lakukan.
Dalam 26 pertandingan tandang di Liga Champions, mereka hanya pernah berhasil menang satu kali dengan lebih dari satu gol, mengalahkan Benfica 3-1 di Lisbon awal musim ini.
Melansir Sport Mole, Van Persie tidak dapat mengeluh karena diberi setiap kesempatan untuk mempersiapkan pasukannya. Sebab Asosiasi Sepak Bola Belanda mengizinkan Feyenoord libur akhir pekan dari tugas domestik.
Tertinggal 16 poin dari posisi puncak di Belanda dan sudah tersingkir dari KNVB Beker, mereka dapat mengerahkan segenap kemampuan mereka pada pertandingan nanti.
Sementara Inter sudah satu kaki di perempat final Liga Champions setelah menang dalam pertandingan pertama minggu lalu.
Namun demikian Inter Milan akan berusaha menyelesaikan tugasnya melawan Feyenoord ketika keduanya.
Inter unggul dua gol saat memasuki leg kedua babak 16 besar di San Siro, sehingga klub Belanda itu menghadapi tugas berat melawan pertahanan terbaik di Eropa.(maq)
