edisiana.com – FC Barcelona terus melaju tanpa ampun. Di bawah sorotan tekanan akhir musim, Blaugrana menaklukkan Getafe CF dengan skor 2-1 dalam laga yang sarat determinasi, sekaligus memperlebar jarak dari Real Madrid menjadi 11 poin. Aroma gelar La Liga ke-29 kini semakin pekat di udara Catalunya.
Dengan hanya lima jornada tersisa, tim asuhan Xavi menunjukkan mental juara. Meski tanpa sensasi muda Lamine Yamal yang harus menepi akibat cedera hamstring, Barça tetap tampil solid dan penuh kontrol.
Gol pembuka hadir tepat sebelum turun minum. Fermín López, sang gelandang bertopeng, memanfaatkan visi brilian Pedri untuk membawa tuan rumah unggul pada menit ke-45. Kombinasi khas lini tengah Barça kembali menjadi pembeda.
Babak kedua menghadirkan perlawanan sengit dari Getafe yang memburu tiket Eropa.
Mereka menaikkan garis tekanan dan memaksa Barça bertahan lebih dalam. Namun momen penentu datang dari bangku cadangan.
Masuk pada menit ke-60 menggantikan Roony Bardghji, Marcus Rashford menjadi pembeda.
Pemain Inggris itu mencetak gol ketujuhnya di La Liga dengan cara yang mematikan—berawal dari umpan lambung presisi Robert Lewandowski.
Rashford berlari dari tengah lapangan, melewati garis pertahanan yang lengah, dan menaklukkan David Soria dengan ketenangan kelas dunia.
Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Getafe yang sempat memperkecil ketertinggalan, namun tak mampu menghentikan laju Blaugrana.
Melansir BBC, Barça kini berdiri di ambang sejarah—dan jika ritme ini terjaga, mahkota La Liga tampaknya hanya tinggal menunggu waktu.(maq)
