edisiana.com – Peluang Paris Saint-Germain untuk memperlebar jarak di puncak klasemen Ligue 1 terbuka lebar. Situasi ini tak lepas dari hasil imbang yang diraih rival terdekatnya, RC Lens, saat menghadapi Stade Brestois 29 dengan skor 3-3.
Brest tampil mengejutkan sejak awal laga. Baru tujuh menit berjalan, Daouda Guindo membuka keunggulan lewat sepakan jarak jauh yang mengarah ke sudut kanan bawah gawang.
Momentum positif tuan rumah berlanjut setelah Lucas Tousart menggandakan skor, memanfaatkan umpan silang matang dari Guindo.
Menjelang turun minum, Brest semakin di atas angin. Kerja sama apik antara Junior Dina Ebimbe dan Ludovic Ajorque dituntaskan dengan gol ketiga yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang Lens.
Skor 3-0 bertahan hingga jeda.
Namun, babak kedua menjadi milik Lens. Mereka bangkit dan mulai menekan.
Florian Thauvin membuka asa lewat gol indah dari dalam kotak penalti yang bersarang di sudut kanan atas. Tekanan berlanjut, hingga Abdallah Sima memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2.
Drama mencapai puncaknya saat Allan Saint-Maximin mencetak gol penyeimbang di menit akhir. Sepakannya ke sudut kanan bawah memastikan laga berakhir imbang 3-3.
Hasil ini membuat Lens kini tertinggal tiga poin dari PSG di puncak klasemen. Dengan sisa pertandingan yang semakin menipis, tekanan kini ada di kubu PSG.
Tim asuhan Luis Enrique memiliki peluang emas untuk menjauh dari kejaran pesaingnya saat berlaga Sabtu malam ini. Jika mampu meraih kemenangan, PSG bisa semakin kokoh di puncak dan mendekatkan diri pada gelar juara.(maq)
