Messi: Bukan Hanya Brasil, Uruguay, Kolombia dan Ekuador Juga Bagus

Lionel Messi menjalani latihan bersama rekannya di timnas Argentina. Foto: via ESPN

edisiana.com – Penyerang Inter Miami, Lionel Messi akan menjadi kapten  Albiceleste di Copa América yanh digelar di Amerika Serikat mulai 20 Juni hingga 14 Juli.

Pemenang Piala Dunia 2022 datang untuk mempertahankan gelar Copa Amerika.“Saya pikir Argentina selalu menjadi favorit. Ketika sebuah turnamen dimulai, baik itu Piala Dunia, Copa América atau apa pun, Argentina adalah kandidat seperti Brasil  dan terlebih lagi di Copa América ini. Namun saya pikir saat ini tim-tim Amerika Selatan sangat kuat,” terang Messi dikutip dari ESPN pada hari ini.

“Uruguay sangat bagus, begitu pula  Kolombia dan Ekuador. Setelah itu menjadi sangat sulit untuk memainkan semua pertandingan, tapi saya pikir ini akan menjadi Copa América yang sangat seimbang,” tambahnya menjelaskan.

Messi mengakui bahwa menjuarai Piala Dunia telah memberinya rasa puas namun kehidupan tetap berjalan seperti biasa.

“Tentunya meraih kemenangan dan meraih segalanya di tingkat nasional, itu pengalaman yang berbeda, ada ketenangan pikiran yang lain,” ucapnya.

“Menjadi juara dunia bagi saya rasanya seperti merasa puas. Saya mencapai segalanya, saya mampu mencapai tujuan dan impian yang saya miliki,” timpalnya lagi.

Namun menurut dia, kini segalanya telah berubah. Tapi kondisi timnasnya tak berubah untuk mengejar gelar juara.

“Sekarang kami punya tantangan lain bersama timnas, yaitu bisa berusaha menjuarai Copa América,” ucapnya

Messi bersama Inter Miami sampai pada Desember 2025. Dan dia belum memberikan indikasi kapan ia akan pensiun dari timnas.

Masyarakat Argentina berharap Messi bisa bermain di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. “Itu tergantung pada apa yang saya rasakan, pada kondisi fisik saya,” ngaku Messi.

“Saya harus realistis dengan diri saya sendiri. Dan mengetahui apakah saya sanggup menghadapi tugas untuk bisa bersaing dan membantu rekan satu tim di samping saya. Masih ada waktu tersisa, dan saya tidak tahu bagaimana jadinya saya saat itu,” paparnya.(maq)

Exit mobile version