edisiana.com – Duel sengit tersaji saat MLS All-Star menghadapi Liga MX All-Star di Stadion Bank of America, Kamis pagi WIB. Laga bertabur bintang itu menghasilkan tujuh gol, dengan Son Heung-min menjadi aktor utama kemenangan MLS All-Star 4-3 lewat dua golnya.
Liga MX All-Star membuka keunggulan lebih dulu pada menit kesembilan. Gol tercipta melalui sundulan memanfaatkan umpan bola mati dari jarak jauh yang gagal diantisipasi lini pertahanan MLS All-Star.
Keunggulan itu tak bertahan lama. Son Heung-min membawa MLS All-Star bangkit lewat dua gol beruntun. Gol pertama lahir setelah pemain asal Korea Selatan tersebut menerima umpan dari tengah lapangan.
Menguasai bola hingga tepi kotak penalti, Son melepaskan tembakan keras yang bersarang di pojok kiri gawang.
Hanya berselang tiga menit, Son kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini dia menyambar umpan cutback rekannya dari tengah kotak penalti untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Menjelang turun minum, MLS All-Star memperlebar keunggulan. Philip Zinckernagel sukses memanfaatkan peluang untuk membawa timnya unggul 3-1 saat babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Liga MX All-Star berusaha mengejar ketertinggalan. Salomón Rondón memperkecil skor menjadi 3-2 melalui gol hasil situasi tendangan pojok.
Namun, MLS All-Star kembali menjauh. Evander mencetak gol keempat sehingga keunggulan berubah menjadi 4-2.
Liga MX All-Star sempat menjaga asa setelah José Paradela mencetak gol pada masa injury time. Meski demikian, gol tersebut hanya mampu memperkecil kedudukan menjadi 4-3 hingga peluit panjang berbunyi.(maq)
