Messi Gugup Main di Piala Dunia Qatar

Messi. Foto:Getty

Seleb, edisiana.comBintang Ballon d’Or merasa gugup menjelang penampilan terakhirnya di dunia.  Sementara dia menjadi tulang panggung tim dan ikon terbesar sepak bola.

Pemain Argentina itu akan bermain di Piala Dunia kelimanya, dan masih mencari gelar pertamanya di turnamen showpiece (yang dimulai pada 20 November tahun ini). Tapi dia merasa gugup. 

“Ada beberapa kecemasan dan kegelisahan pada saat yang sama. Ini yang terakhir,” kata Messi dalam sebuah wawancara dengan Star Plus.

Seperti dilansir ESPN, striker Paris Saint-Germain berbicara secara terbuka tentang masa depannya setelah turnamen itu. Namun Messi belum mengatakan secara pasti apakah dia akan pensiun dari tim nasional setelah Qatar.

Argentina, yang tidak terkalahkan dalam 35 pertandingan kompetitif terakhir mereka. Dan akan tiba di Piala Dunia dengan kepercayaan diri tinggi setelah memenangkan final Copa America 2021 melawan tuan rumah Brasil. 

BACA JUGA:  WAG Bintang Bola Inggris Sewa Kapal Pesiar Mewah

Karena diyakini Messi sebagai titik balik bagi timnya setelah beberapa kali nyaris gagal. “Di Piala Dunia, apa pun bisa terjadi. Semua pertandingan sangat sulit. Tim favorit tidak selalu menang,” kata Messi. 

“Saya tidak tahu apakah kami favorit, tetapi Argentina selalu menjadi kandidat karena sejarahnya. Sekarang terlebih lagi karena momen kami masuk, tetapi kami bukan favorit. Saya pikir ada tim lain. yang ada di atas kita,” tambahnya menjelaskan. 

Argentina memenangkan Piala Dunia pada 1978 dan 1986. Tim Tenggo akan membuka turnamen pada 22 November melawan Arab Saudi di Grup C sebelum menghadapi Meksiko dan Polandia. 

“Saya merasa baik, secara fisik. Saya menjalani pramusim yang bagus tahun ini, yang tidak bisa saya lakukan tahun sebelumnya ketika dia pindah dari Barca ke PSG. Itu adalah kunci untuk memulai dengan lebih baik, seperti yang saya lakukan, dengan banyak fokus mental dan semangat,” ucapnya. 

BACA JUGA:  Liverpool Harus Berusaha Mati-matian untuk Menang Lawan Spurs

Rekor Messi bersama Argentina sangat kontras dengan kesuksesannya di level klub. Argentina nyaris mengakhiri kekeringan trofi panjang mereka pada tiga kesempatan. Yakni dikalahkan oleh Jerman di final Piala Dunia 2014 dan oleh Chili di final Copa America 2015 dan 2016.

“Saya sudah lama bermain dengan tim nasional. Ada momen-momen spektakuler, seperti pada 2014, 2015, dan 2016, tetapi kami tidak menang dan dikritik karena tidak menjadi juara. Padahal kami telah melakukan segalanya sampai final,” terangnya. 

Messi mengatakan dia menuju ke Qatar dengan pandangan positif sebagai negarawan tua dalam tim yang penuh dengan talenta muda. Dan juga masih menikmati kemenangan besar Argentina di Copa America tahun lalu.

“Ini sangat sulit, tetapi pada 2019 grup baru dengan banyak anak muda datang dan memenangkan Copa America. Itu sangat membantu kami,” tambah Messi lagi. 

BACA JUGA:  Sevilla Versus Manchester City: Tanpa Walker dan Stones

“Saya tidak percaya, tidak bisa menjelaskannya. Itu salah satu tujuan yang saya butuhkan untuk menyelesaikan semuanya,” ujarnya. 

“Dan sangat penting bagi saya untuk memenangkan sesuatu dengan tim nasional, jika tidak monyet itu akan selalu ada di sana. punggungku, semua final yang hilang itu,” pungkasnya.(maq)