edisiana.com – Turki akan memulai petualangannya di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Australia di Vancouver, Minggu (15/6/2026) pukul 11.00 WIB.
Laga tersebut menjadi kesempatan bagi skuad asuhan Vincenzo Montella untuk menjawab ekspektasi tinggi yang mengiringi mereka.
Tergabung di Grup D bersama Amerika Serikat dan Paraguay, Turki datang dengan kepercayaan diri tinggi. Terlebih setelah Amerika Serikat sukses mengawali turnamen dengan kemenangan telak atas Paraguay.
Montella menegaskan timnya tidak datang sekadar menjadi peserta. Pelatih asal Italia itu masih menyimpan ambisi besar setelah membawa Turki melaju hingga perempat final Euro 2024 sebelum dihentikan Belanda.
“Turki pada tahun 2002 adalah salah satu kejutan besar yang mencapai prestasi bersejarah, dan mimpi itu akan selalu ada,” ujar Montella dikutip dari MD pada hari ini.
Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Turki saat ini diperkuat generasi emas yang dipenuhi talenta muda berbakat. Di antaranya gelandang Real Madrid Arda Güler dan penyerang muda Juventus Kenan Yıldız yang digadang-gadang menjadi bintang masa depan sepak bola Eropa.
Kehadiran para pemain muda itu semakin lengkap dengan pengalaman Hakan Çalhanoğlu. Kapten tim sekaligus motor lini tengah tersebut menjadi sosok kunci yang menjaga keseimbangan permainan Turki.
Meski demikian, Australia bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Socceroos merupakan peserta tetap Piala Dunia dalam dua dekade terakhir.
Turnamen kali ini menjadi penampilan keenam mereka secara beruntun di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut.
Australia juga memiliki pengalaman berharga setelah menembus babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Qatar. Langkah mereka kala itu baru terhenti setelah dikalahkan juara dunia Argentina.
Tim besutan Graham Arnold datang dengan kombinasi pemain senior dan talenta muda. Kapten sekaligus kiper veteran Mathew Ryan masih menjadi figur utama di skuad.
Sementara itu, Nestory Irakunda dan Mohamed Touré diharapkan mampu menghadirkan energi baru di lini serang.
Socceroos bertekad memulai turnamen dengan hasil positif demi membuka jalan menuju fase gugur. Namun, Turki juga membawa ambisi serupa untuk mengawali perjalanan mereka dengan tiga poin.
Duel di Vancouver pun diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan sebagai modal penting dalam persaingan ketat Grup D.(maq)











