edisiana.com – Ilkay Gundogan merasakan tekanan dari Pep Guardiola saat dia mengambil penalti. Pep di pinggir lapangan marah.
“Pertama dia menunjukkan kepada Erling bahwa dia sangat marah tentang itu, dan kemudian dia juga menyerang saya,” ucap Gundogan
“Saat Erling merebut bola, saya yakin dia akan mengambilnya tetapi dia menjaga saya,” tambahnya.
Gundogan melanjutkan, ia lalu menoleh beberapa kali untuk memastikan sebagai eksekutor.
“Dia pasti akan menyerahkan bola kepada saya. Saya setuju percaya diri untuk mencetak gol, tapi akhirnya ini,” ujarnya.
Haaland memiliki lima peluang. Dan dua dì antaranya dengan tembakan yang membentur mistar dan tiang gawang.
City yang tengah otewe gelar Liga Premier ketiga berturut-turut, dengan kemenangan itu memperpanjang keunggulan di atas Arsenal. Dengan selisih empat poin.
“Performa sangat bagus. Kami bermain sangat, sangat bagus,” kata Pep Guardiola, pelatih Manchester City.
Pep mengakui dia meminta Erling Haaland mengambil penalti setelah Phil Foden dijatuhkan di kotak penalti.
“Siapa yang tahu jika Erling mengambil penalti dan melewatkannya? Siapa yang mengambilnya? Ya Erling,” ucap Pep.
Terlepas Haaland tidak mencetak gol, secara pribadi tampil luar biasa. “Dia memiliki peluang untuk mencetak gol, dia tidak melakukan konversi, tetapi dia memainkan permainan yang luar biasa,” tutur mantan pelatih Barcelona itu.
Dia menjelaskan kalau dì Liga Inggris skor 2-0 belum aman untuk memetik kemenanngan. Apalagi waktu masih begitu panjang.
“Dan saya ingin pengambil penalti yang memiliki rutinitas lebih, yang merupakan spesialis, untuk mengambilnya,” tegas Pep.(maq)
Gundogan Merasa Diserang Guardiola
