Bola, edisiana.com – Di sepanjang sejarah kepelatihan Leicester City Brendon Rodgers bukan hanya isapan jempol saja. Tapi Rodgers memiliki rasio kemenangan tertinggi kedua di belakang Claudio Ranieri.
Mantan gelandang Aston Villa dan Fulham Steve Sidwell mengatakan merasa Rodgers masih orang yang tepat untuk pekerjaan itu.
“Ini bisa menjadi lebih buruk sebelum menjadi lebih baik tetapi harus tetap bersama Brendan Rodgers, dia memiliki pengalaman dan silsilah untuk mengeluarkan mereka dari ini,” kata Sidwell dilansir BBC pada hari ini.
Menurutnya, Leicester harus tetap bersatu, dan harus konsisten. “Ada banyak hal yang perlu dikhawatirkan untuk Leicester, tampaknya para pemain tidak bersatu saat ini,” ujarnya.
Musim ini Leicester banyak kehilangan pemain andalannya. Seperti kiper Kasper Schmeichel yang pindah ke Noce dengan nilai £ 1 juta. Kemudian bek tengah Wesley Fofana ke Chelsea dalam kesepakatan £ 70 juta.
Sementara Rodgers frustrasi dengan aktivitas transfer klubnya belum mendapat penggantinya. “Dengan rasa hormat yang besar, kami belum mendapat bantuan di pasar yang dibutuhkan tim ini,” kata Rodgers.
“Menyaksikan klub-klub di lima liga teratas menambah pemain dan kami belum mampu melakukannya itu. Kami membutuhkan bantuan dan kami belum mampu melakukan itu,” imbuhnya.
Namun, mereka masih memiliki banyak pemain dari dua musim lalu yang membantu klub finis kelima klasemen. Termasuk Harvey Barnes, Jonny Evans, Kelechi Iheanacho, James Justin, James Maddison, Caglar Soyuncu, Youri Tielemans dan Jamie Vardy.(maq)
