edisiana.com – Millwall harus mengakui kehebatan Wrexham dalam lanjutan Championship. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim besutan Alex Neil justru takluk tiga gol tanpa balas dari tamunya.
Babak pertama berlangsung ketat. Elkan Baggott dan kolega masih mampu menjaga gawang Millwall tetap perawan hingga turun minum.
Menariknya, kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Tidak ada satu pun tembakan tepat sasaran yang tercipta sepanjang 45 menit pertama.
Memasuki babak kedua, Wrexham yang ditukangi Phil Parkinson meningkatkan intensitas serangan. Tekanan demi tekanan akhirnya membuat pertahanan Millwall mulai goyah.
Setelah Lewis O’Brien membuang peluang emas untuk membuka keunggulan, Wrexham akhirnya benar-benar mencetak gol.
Kieffer Moore menjadi aktornya. Striker tersebut melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 20 yard yang meluncur melewati jangkauan kiper Millwall, Crocombe.
Wrexham belum puas. Jacques Ekomie kemudian ikut mencatatkan namanya di papan skor. Bek tersebut menyambut umpan silang dari rekan sesama bek sayap, Danny Imray, untuk mencetak gol pertamanya bagi Wrexham.
Gol tersebut sekaligus melengkapi penampilan impresif tim tamu. Millwall pun tidak mampu memberikan respons berarti hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan 3-0 itu membawa Wrexham naik ke posisi ke-11 klasemen. Mereka kini hanya terpaut satu poin dari Millwall yang berada satu tingkat di atasnya, di peringkat ke-10.
Pelatih Millwall Alex Neil mengakui timnya dibuat frustrasi, terutama setelah memasuki babak kedua. Kondisi skuad yang tidak ideal juga disebut menjadi salah satu kendala.
“Ini membuat frustrasi karena kami mungkin hanya memiliki sepertiga dari skuad terakhir kami dalam hal mencoba membentuk tim di lapangan dan mencoba untuk bersaing di level ini,” ujar Neil dinukil dari BBC pada hari ini.(maq)
