edisiana.com – Sassuolo melaju ke babak berikutnya Coppa Italia setelah menyingkirkan Frosinone lewat drama adu penalti. Kedua tim bermain imbang 1-1 selama waktu normal dalam pertandingan yang berlangsung Rabu (2/9/2026).
Duel Sassuolo kontra Frosinone berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim sama-sama tampil agresif dan mencoba memanfaatkan setiap kesalahan lawan.
Tuan rumah akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-36. Berawal dari serangan balik cepat, Benja Domínguez mendapat ruang di tengah kotak penalti. Dia kemudian melepaskan tembakan terarah ke sudut kanan bawah yang gagal dijangkau kiper Frosinone.
Tertinggal satu gol, Frosinone langsung meningkatkan tekanan. Upaya tersebut membuahkan hasil tak lama setelah babak kedua dimulai.
Pada menit ke-47, Aleksa Terzic menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Berada di sisi kiri kotak penalti, Terzic melepaskan tembakan ke sudut kanan bawah setelah menerima umpan matang dari Luis Hasa.
Menjelang turun minum, Frosinone bahkan nyaris membalikkan keadaan. Daniel Bîrligea mendapat peluang dari sisi kiri kotak penalti. Dia melepaskan tembakan ke arah tengah gawang.
Namun, kiper Sassuolo Stefano Turati menunjukkan refleks apik. Dia sigap mengamankan bola dan menggagalkan peluang tersebut.
Selepas jeda, Frosinone tampil lebih dominan. Tim tamu mampu menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Salah satu kesempatan emas hadir melalui sundulan Tomás Bobcek. Namun, lagi-lagi Turati menjadi penghalang. Penjaga gawang Sassuolo itu tampil gemilang untuk menjaga skor tetap 1-1 hingga pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.
Dalam drama tos-tosan, Turati kembali menjadi aktor utama. Dia berhasil menggagalkan dua eksekusi penalti Frosinone yang dilepaskan Amey dan Hasa.
Sassuolo akhirnya memenangkan adu penalti dengan skor 4-3. Hasil tersebut memastikan langkah Sassuolo berlanjut sekaligus mengakhiri perjalanan Frosinone di Coppa Italia.
Penampilan Turati menjadi pembeda dalam laga tersebut. Setelah tampil solid sepanjang pertandingan, dia kembali menunjukkan ketenangan di bawah mistar saat tekanan berada di titik tertinggi.(maq)
