Three Lions Bangkit dari Kejutan DR Kongo dan Melaju ke 16 Besar

Kane menyelamatkan Three Lion, juluk timnas Inggris untuk melaju ke 16 besar. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Inggris nyaris menjadi korban kejutan terbesar di babak 32 besar Piala Dunia. Menghadapi DR Kongo di Atlanta, Three Lions sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya bangkit dan membalikkan keadaan menjadi kemenangan 2-1 berkat dua gol kapten mereka, Harry Kane.

DR Kongo membuka laga tanpa rasa gentar. Baru tujuh menit pertandingan berjalan, umpan panjang Chancel Mbemba dari sisi kanan mengecoh Djed Spence yang kehilangan posisi.

Bola jatuh ke jalur Cipenga, yang dengan tenang menusuk ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan rendah ke tiang dekat Jordan Pickford untuk membawa Leopards unggul 1-0.

Gol cepat itu seketika memunculkan harapan akan salah satu kejutan terbesar turnamen. Pada penampilan pertama mereka di Piala Dunia sejak tampil sebagai Zaire pada 1974, pasukan Sébastien Desabre benar-benar mampu membuat tim peringkat keempat dunia versi FIFA berada di bawah tekanan.

Inggris merespons dengan mendominasi permainan, tetapi penyelesaian akhir yang buruk membuat frustrasi semakin memuncak. Bahkan, DR Kongo nyaris menggandakan keunggulan ketika Yoane Wissa melepaskan tembakan yang hanya membentur tiang kanan gawang Pickford.

Di sisi lain, Dimitry Mpasi tampil luar biasa di bawah mistar gawang. Penjaga gawang Le Havre itu berkali-kali menggagalkan peluang Inggris, meski sempat berada dalam situasi berisiko setelah berbenturan dengan Harry Kane menjelang turun minum.

Kane lebih dulu menyentuh bola sebelum terjatuh, tetapi wasit asal Yordania memutuskan permainan tetap dilanjutkan.

Selepas jeda, tekanan Inggris semakin intens. Gelombang serangan terus menghampiri pertahanan DR Kongo, sementara Mpasi dipaksa melakukan lima penyelamatan penting untuk menjaga timnya tetap unggul.

Namun, ketangguhan sang kiper akhirnya runtuh pada menit ke-75. Anthony Gordon, yang masuk sebagai pemain pengganti, mengirimkan umpan silang akurat yang disambut sundulan keras Harry Kane. Gol tersebut membangkitkan semangat Inggris sekaligus memicu kelegaan besar di kubu Three Lions.

Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke perpanjangan waktu, Gordon kembali menjadi pembeda. Setelah peluang Jude Bellingham berhasil digagalkan, bola kembali dikuasai Inggris.

Umpan sederhana Gordon membuka ruang bagi Kane untuk menerobos dari sisi kanan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang menghujam sudut atas gawang dan memastikan kemenangan dramatis 2-1.

Hasil ini, menurut ESPN, mengantarkan Inggris ke babak 16 besar, di mana mereka akan menghadapi Meksiko di Stadion Azteca.

Sementara itu, langkah DR Kongo memang terhenti, tetapi tim racikan Sébastien Desabre layak meninggalkan turnamen dengan kepala tegak setelah memberikan perlawanan sengit dan nyaris menciptakan sensasi besar atas salah satu favorit juara.(maq)

Exit mobile version