Bola  

Tutup Mulut Lawan Saat Beradu Argumen, Hincapie Digusur Wasit Berkat VAR

Hincapie saat membicarakan dengan menutup mulut dengan pemain lawan. Foto: via BBC

edisiana.com – Bek Ekuador Piero Hincapie harus mengakhiri pertandingan lebih cepat setelah menerima kartu merah dalam laga kontra Meksiko hari ini.

Uniknya, pemain berusia 24 tahun itu diusir bukan karena tekel keras, melainkan lantaran menutupi mulutnya saat berkonfrontasi dengan pemain lawan.

Insiden terjadi pada masa injury time babak kedua ketika Hincapie terlibat adu argumen dengan penyerang Meksiko, Santiago Gimenez.

Saat itu, Ekuador tengah tertinggal 0-2, hasil yang sekaligus membuat mereka tersingkir dari turnamen.

Wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, sempat tidak mengetahui insiden tersebut. Namun, tim Video Assistant Referee (VAR) meminta Vincic meninjau tayangan ulang melalui monitor di tepi lapangan. Setelah melihat rekaman, sang pengadil langsung mengganjar Hincapie dengan kartu merah.

Menukil BBC, pengusiran itu merupakan dampak penerapan aturan baru FIFA yang melarang pemain menutupi mulut saat berbicara di lapangan.

Aturan tersebut diberlakukan untuk meningkatkan transparansi dan mencegah tindakan yang tidak sportif selama pertandingan.

Hincapie menjadi pemain kedua yang terkena sanksi akibat aturan baru tersebut. Sebelumnya, winger Paraguay Miguel Almiron juga mendapat kartu merah saat menghadapi Turki pada fase grup karena pelanggaran serupa.

Meski bermain dengan 10 orang, Paraguay tetap mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga laga usai.(maq)

Exit mobile version