edisiana.com – Arsenal mengawali musim 2026/2027 dengan gemilang. Tim besutan Mikel Arteta itu menaklukkan Manchester City dengan skor telak 3-0 dalam laga Community Shield di Principality Stadium, Cardiff, Minggu (16/8/2026).
Riccardo Calafiori langsung membuat publik terkejut. Bek Arsenal tersebut mencetak gol hanya sekitar 24 detik setelah kick-off. Gol kilat itu sekaligus tercatat sebagai salah satu gol tercepat dalam sejarah Community Shield.
Arsenal memang langsung tampil agresif sejak menit pertama. Myles Lewis-Skelly menjadi aktor penting di balik gol tersebut. Umpan briliannya berhasil menemukan Calafiori yang bergerak ke depan.
Calafiori kemudian menggiring bola ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan mendatar ke sudut bawah gawang Manchester City. Gianluigi Donnarumma tak kuasa membendung bola.
Manchester City mencoba merespons. Peluang terbaik mereka datang pada menit ke-20. Elliot Anderson mengirimkan umpan kepada Phil Foden yang kemudian melepaskan tembakan melengkung dari jarak sekitar 20 yard.
Namun, David Raya tampil sigap. Kiper Arsenal itu melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Foden.
Alih-alih menyamakan kedudukan, City justru kembali kebobolan. Arsenal menggandakan keunggulan melalui Kai Havertz pada babak pertama.
Christos Tzolis yang menjalani debut bersama Arsenal tampil impresif. Pemain asal Yunani itu memberikan kontribusi besar melalui umpan yang kemudian diselesaikan Havertz untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Arsenal semakin berada di atas angin setelah turun minum. Martin Ødegaard kemudian mencetak gol ketiga pada awal babak kedua. Lagi-lagi, Tzolis menjadi kreator serangan Arsenal.
Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan telak Arsenal atas rivalnya. City gagal memberikan respons berarti hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan 3-0 itu membuat Arsenal mengangkat trofi Community Shield sekaligus memberikan sinyal kuat menjelang bergulirnya kompetisi Premier League 2026/2027.
Bagi Arteta, hasil tersebut menjadi modal berharga untuk mengarungi musim baru. Sementara bagi Manchester City, kekalahan ini menjadi awal yang kurang ideal di bawah pelatih baru Enzo Maresca.
Arsenal pun membuka musim baru dengan trofi. The Gunners menunjukkan bahwa mereka datang bukan sekadar untuk mempertahankan dominasi, tetapi juga siap kembali memburu gelar-gelar berikutnya.(maq)
