edisiana.com – Pep Guardiola masih punya trauma masa lalu dengan Zack Steffen. Kiper kedua Manchester City membuat blunder semifinal Piala FA tahun lalu.
Makanya Pep Guardiola menghadapi dilema pemilihan kiper utama di gawang menjelang final Piala FA pada Sabtu besok.
Manchester City sedang mengejar Treble bersejarah, dengan yang pertama dari dua pertandingan melawan rival Manchester United di Wembley.
Kiper pilihan kedua Stefan Ortega telah memainkan setiap pertandingan piala domestik musim ini. Dan besarnya pertemuan hari Sabtu membuat bos City sakit kepala – untuk bertahan dengan pemain berusia 30 tahun atau memilih pemain reguler No 1 Ederson di antara tiang gawang.
Keputusan untuk memilih kiper cadangan Zack Steffen dalam kekalahan semifinal Piala FA tahun lalu oleh Liverpool. Karena Zack membuat dua kesalahan pada City yang tertinggal tiga gol sebelum paruh waktu.
Steffen juga melakukan kesalahan di semifinal 2021 melawan Chelsea.
Guardiola memang memiliki performa untuk kembali ke Ederson di pertandingan-pertandingan besar.
Ederson mengatakan Guardiola akan segera mengambil keputusan untuk pertandingan final itu.”Dia yang menunjuk kami hanya menjalankan. Dia sangat menuntut. Pikirannya terus-menerus dipenuhi dengan ide tetapi kita mengenalnya,” ucap kiper asal Brasil itu.
Menurut Ederson, Pep merupakan pelatih yang sportif dan menyenangkan. “Ketika saatnya untuk mengkritik Anda, dia mengkritik. Ketika tiba waktunya untuk memaki Anda, dia memaki. Ketika tiba waktunya untuk memuji Anda, dia memuji Anda,” pungkasnya.
Sementara itu, ada kabar baik kalau Ruben Dias telah sembuh dan fit. Dia bisa akan bermain di final FA di Wembley.
“Kami pasti tahu apa yang akan kami lakukan dan kami benar-benar menginginkannya.Tapi kita tahu jika kita mulai berpikir terlalu jauh ke depan maka itu akan membunuh kami. Kami belum melakukan apa-apa. Sedikit demi sedikit,” ucapnya.(maq)
