PSG Dapat Amunisi Baru dari Porto

Vitor Ferreira. Foto: Twitter PSG

Bola, edisiana.com – Paris Saint Germain (PSG) baru mendapat amunisi baru. Kamis kemarin, berhasil menggaet pemain tengah Vitor Ferreira dari Porto. 

Hasil kesepakatan, Vitinha, sapaan akrab Vitor Ferreira dibeli dengan nilai transfer €40 juta. Pemain 22 tahun itu menandatangani kontrak lima tahun.

Pemain Portugal ini memiliki peran utama di Porto. Dia tampil 27 pertandingan liga dan membantu Dragoes memenangkan gelar liga musim lalu.

Sementara dia juga melakukan debut internasionalnya pada bulan Maret dan merupakan salah satu dari tiga pemain Porto yang terpilih dalam XI terbaik Liga Primeira musim 2021-22.

BACA JUGA:  Griezmann Memimpin, Atlético Bertahan Hidup: Drama 2-3 di Palma!

Vitinha juga menghabiskan musim 2020-21 dengan status pinjaman di Wolves. Yang mana ia membuat 22 penampilan di semua kompetisi. 

Namun Wolves menolak opsi untuk menandatangani Vitinha dengan transfer permanen musim panas lalu. Kesempatan itu langsung disebet PSG. 

Di PSG, ia akan bekerja sama dengan sesama pemain Portugal Nuno Mendes dan Danilo Pereira .

Mendes akan bergabung dengan PSG dengan status transfer permanen pada 1 Juli ini. 

Vitinha bergabung dengan klub yang sedang mengalami perubahan dan menjadi rekrutan pertama PSG menyusul penunjukan Luis Campos sebagai penasihat sepak bola.

BACA JUGA:  Gol Haaland, Bangkitkan Kenangan Pep Sama Cryuff dan Ibrahimovic

Sumber ESPN mengatakan mantan manajer Nice Christophe Galtier sudah ditunjuk sebagai pengganti Mauricio Pochettino sebagai pelatih PSG.

Perpindahan Vitinha ini jadi momen istimewa.  Sebab, selain manajer baru pada hari Rabu, 29 Juni dia menghadiri peresmian lapangan sepak bola yang dinamai untuk menghormatinya di sebuah sekolah di kota kelahirannya Santo Tirso, Portugal.

“Penghormatan seperti ini, di sekolah tempat saya pergi, adalah tanggung jawab besar yang memaksa saya hari demi hari untuk bekerja untuk menginspirasi semua anak ini dengan contoh yang baik. Ini adalah tugas dan kewajiban. Impian dimulai di sini,” tulisnya dì Medsos.(maq)