Sevilla Tenggelam dalam Drama Pamplona

edisiana.com – Villarreal terus melaju dengan keyakinan penuh. Di hadapan tekanan dan ekspektasi, tim Kapal Selam Kuning menunjukkan kedewasaan permainan untuk menaklukkan Celta Vigo dengan skor 2-.

Dan kemenangan yang bukan sekadar tiga poin, tetapi juga pernyataan tegas dalam perburuan papan atas.

Nama Gerard Moreno kembali menjadi pusat sorotan. Sang penyerang membuka keunggulan lewat eksekusi penalti yang dingin dan presisi—tendangan kaki kiri yang mengarah ke sudut kanan bawah, tak terjangkau kiper.

Villarreal kemudian menggandakan keunggulan melalui Nicolas Pépé, yang memanfaatkan umpan silang tajam dari Alfonso Pedraza untuk menaklukkan lini belakang lawan.

BACA JUGA:  Mobil Rusak Parah, Mantan Pemain City Selamat

Kemenangan ini mengokohkan Villarreal CF di peringkat ketiga sekaligus memperdalam luka Celta Vigo yang kian terjerembap dalam krisis performa.

Di tempat lain, drama yang jauh lebih kelam menyelimuti Sevilla FC. Bertandang ke Pamplona, mereka tampak akan membawa pulang hasil positif setelah gol dari Neal Maupay memberi keunggulan yang bertahan hingga babak kedua.

Namun sepak bola tak mengenal belas kasihan. CA Osasuna bangkit di momen-momen terakhir. Raúl García de Haro, yang masuk dari bangku cadangan, menghidupkan harapan sebelum akhirnya ledakan emosi terjadi di detik-detik akhir.

BACA JUGA:  Madrid Aman, Melaju ke Babak 16 Besar Champions

Pada menit ke-99, tepat sebelum peluit panjang, Alejandro Catena menyambar bola dengan sundulan mematikan—gol yang mengubah segalanya.

Padahal, Odysseas Vlachodimos sempat menjadi benteng kokoh dengan serangkaian penyelamatan spektakuler yang menjaga Sevilla tetap bernapas dalam pertandingan.

Namun pada akhirnya, bahkan performa heroik sang kiper tak mampu menahan takdir.

Melansir MD Sevilla pun terperosok ke zona degradasi—sebuah kenyataan pahit yang kini menghantui salah satu raksasa tradisional La Liga.(maq)