Krisis Tanpa Ujung, Slot di Ujung Tanduk dan Bayang-bayang Luis Enrique

Slot menjadi manajer pertama Liga Inggris yang mencatatkan sejarah menang 11 di semua kompetisi. Foto: via ESPN

edisiana.com – Liverpool kembali memasuki zona badai. Dari tim yang biasanya menghantui puncak klasemen, kini The Reds terbenam di posisi ke-12 Premier League, tertinggal 11 poin dari Arsenal, dan seluruh atmosfer Anfield terasa seperti bom waktu yang siap meledak.

Arne Slot, yang datang membawa ketenangan Belanda ala miliknya, kini justru berada di tengah pusaran keraguan. Liverpool menjalani periode terburuk mereka dalam 71 tahun, dan setiap hasil buruk membuat posisi sang pelatih semakin goyah.

Meski kabarnya ia masih diberi waktu, semua orang tahu: satu atau dua kejatuhan lagi bisa mengubah sikap para pemilik klub dalam sekejap.

BACA JUGA:  Man. City Versus West HamMisi Mustahil Nuno di Etihad

Padahal, ketika Slot datang menggantikan Jürgen Klopp, banyak yang memuji pendekatan tenangnya. Ia merapikan ruang ganti, menenangkan ego-ego besar, dan menangani drama kontrak Alexander-Arnold, van Dijk, hingga Mohamed Salah dengan kepala dingin.

Hasilnya, ia sempat membawa Liverpool tampil meyakinkan—cukup untuk membuat fans bermimpi.

Namun mimpi itu kini berubah menjadi mimpi buruk.Di dalam klub, bisikan-bisikan soal penggantinya mulai terdengar semakin nyaring.

Nama Luis Enrique muncul sebagai kandidat yang “terlalu ideal” untuk diabaikan. Seorang pelatih dengan identitas jelas, keberanian dalam keputusan, dan gaya sepakbola yang seolah serasi dengan DNA Merseyside.

BACA JUGA:  Barca Menang Tipis, Dembele Cedera Pula

Saat ini Liverpool seperti tim yang berdiri di persimpangan. Salah, sang legenda hidup, masih menjadi nyawa serangan The Reds. Tetapi masa depan memanggil nama-nama seperti Wirtz dan Isak, proyek besar yang dipandang sebagai generasi selanjutnya.

Curtis Jones, terus terang dalam penilaiannya terhadap performa mereka  setelah kekalahan besar lainnya dari PSV pada hari Rabu.

“Kami akan berusaha mengembalikan tim ini ke kondisi yang seharusnya,  saat ini, kami sedang dalam masalah besar, dan ini perlu diubah,” ujarnya dikutip dari MetroSports pada hari ini.

Slot, cepat atau lambat, harus memilih:
setia pada formula yang membawa kejayaan musim lalu dengan mempertahankan Salah sebagai pusat permainan, atau memulai era baru dan berani menepikan sang megabintang.

BACA JUGA:  Meledak! Wirtz Cetak Gol, Liverpool Menang, Emosi Tumpah, Wolves Terpuruk

Di Anfield, keheningan menjelang badai semakin terasa. Semua mata kini tertuju pada Arne Slot—dan waktu berjalan semakin cepat.(maq)