edisiana.com – Anfield bergemuruh. Malam yang penuh rasa. Dan satu nama berdiri paling terang: Florian Wirtz.
Bintang muda Jerman itu akhirnya membuka rekening golnya bersama Liverpool. Gol pertama. Gol yang ditunggu. Gol yang membuat Kopites bersorak liar saat The Reds menaklukkan Wolves dalam laga sarat emosi.
Pertandingan tak hanya soal sepak bola. Diogo Jota dikenang, dihormati, dan diapresiasi oleh dua kubu suporter. Tepuk tangan, keheningan sesaat, lalu sepak bola kembali bicara.
Dan Liverpool bicara lantang.Pasukan Arne Slot menghantam cepat. Sangat cepat.
Menit demi menit yang mematikan.
Ryan Gravenberch membuka pesta. Dua menit kemudian—boom!—Wirtz menyambar. Anfield meledak. Babak pertama milik The Reds. Intens. Tanpa ampun.
Wolves mencoba bangkit. Santiago Bueno memperkecil ketertinggalan dan memberi harapan. Tapi hanya sesaat. Liverpool terlalu solid. Terlalu lapar. Peluit akhir berbunyi.Tiga kemenangan beruntun di Premier League.
Melansir BBC, Liverpool kini naik ke posisi keempat. Mesin mulai panas. Mimpi mulai terasa nyata. Sementara itu, awan gelap menyelimuti Wolves.
Belum satu pun kemenangan di kasta tertinggi musim ini. Waktu terus berjalan. Tekanan makin besar.
Anfield tersenyum. Wirtz tersenyum.
Dan Liverpool… mulai percaya.(maq)









