edisiana.com – China akan menjamu Jepang di Stadion Egret Xiamen dalam putaran ketiga kualifikasi Asia untuk Piala Dunia FIFA 2026 pada hari Selasa besok. Dan ada tuan rumah ada Taruma di laga pertamanya dengan kalah 7-0 di Tokyo.
, akan menarik untuk melihat seberapa jauh kemajuan tim Tiongkok sejak mereka membuka kampanye mereka dengan skor telak 7-0.
Sejujurnya, kekalahan sudah menjadi hal biasa bagi tim mana pun yang menghadapi Samurai Biru perkasa belakangan ini. Sebab
Jepang telah memenangkan sepuluh dari 11 pertandingan mereka di kualifikasi Asia sejauh ini.
Melansir ESPN, cuma Australia yang mampu bertahan dengan hasil imbang bulan lalu. Dalam kurun waktu tersebut, Jepang telah mencetak 43 gol dan hanya kebobolan satu kali.
Namun, fakta bahwa Tiongkok-lah yang mengalami kekalahan terbesar sejauh ini akan menjadi sebuah pil pahit. Yang tentunya masih membawa trauma.
Meskipun demikian, Tiongkok mengakhiri empat kekalahan beruntun (termasuk satu kekalahan di babak sebelumnya) bulan lalu melawan Indonesia.
Tiongkok meraih dua kemenangan berturut-turut pada Kamis lalu ketika mereka kembali meraih kemenangan saat bertandang ke Bahrain.
Dengan Jepang yang kini memuncaki Grup C, pertarungan untuk mendapatkan tempat kualifikasi otomatis kedua tetap terbuka dengan hanya tiga poin yang memisahkan peringkat kedua Australia dan tim terbawah Indonesia.
Lima pertandingan, dan 15 poin, masih ditawarkan. Bahkan finis di empat besar akan menjaga impian Piala Dunia tetap hidup untuk putaran berikutnya. Yang mana dua tempat lagi akan diperebutkan.
Meskipun awal yang buruk pada putaran ketiga, Tiongkok benar-benar kembali dalam persaingan karena perolehan enam poin. Yang membuat mereka setara dengan Australia dan Arab Saudi di peringkat kedua.
Patut disyukuri bahwa kebangkitan Tiongkok terjadi berkat beberapa keputusan sulit, bahkan berani, yang diambil oleh pelatih Branko Ivanković.(maq)









