edisiana.com – Mantan striker Chelsea Chris Sutton, dalam penjualan Cole Palmer, bahwa bos Manchester City Pep Guardiola seakan dilempar telur ke wajahnya. Bagaimana tidak, striker jadi pemain penting di Stamford Bridge.
Palmer pindah dari Etihad ke Stamford Bridge dalam kesepakatan senilai £42,5 juta. Dan transfer ini menjadi langkah awalnya mengejutkan mengingat kurangnya pengalaman pemain berusia 21 tahun itu.
Namun penyerang serba bisa ini bisa dibilang menjadi pemain terbaik Mauricio Pochettino musim ini. Dia menduduki peringkat pertama dalam hal gol, assist, dan menciptakan peluang bagi The Blues.
Sementara Palmer mengakui bahwa ia tidak pernah berencana meninggalkan peraih treble musim lalu itu.
“Tujuan saya adalah tidak pernah meninggalkan City. Itu bukan niatku. Saya ingin dipinjamkan selama satu tahun, kembali dan siap untuk tim utama,” jawab Palmer dikutip dari MetroSports pada Rabu ini. 
“Tetapi mereka mengatakan saya tidak bisa dipinjamkan, baik bertahan atau Anda dijual. Lalu, Chelsea meneleponku,” imbuhnya.
Pochettino yakin Palmer mempunyai potensi untuk mencapai level Angel Di Maria di Chelsea namun bintang Inggris itu mengecilkan pujian dari pelatih kepalanya.
“Jelas, ini pujian yang tinggi, tapi saya masih jauh dari itu,” ujar Palmer merendahkan diri.
Chris Sutton berargumen dengan tampil apiknya Palmer musim ini, bahkan sempat membobol gawang City menjadi pukulan telak klub Manchester tersebut.
Ibaratnya, ia menambahkan wajah bos City Pep Guardiola dilempar telur setelah menjual Palmer ke klub lamanya.(maq)
Wajah Pep Guardiola Seperti Dilempar Telur











